Logo Sulselsatu

Oknum Guru di Parepare Diduga Terbitkan Buku Bukan Karya Orisinil

Asrul
Asrul

Kamis, 27 Juli 2023 17:49

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penerbit Indonesia Emas Group (IEG) mendapatkan perlakuan tidak profesional dari seorang yang diduga guru ASN di Kota Parepare.

Direktur Penerbit IEG, Rahmat Fadhli mengaku, merasa ditipu oleh guru SMP yang juga diklaim sebagai dosen luar biasa IAIN Parepare tersebut.

Sebab, si guru tersebut dinilai tidak profesional dan ingkar dalam melakukan perjanjian bisnis.

Baca Juga : Tiba di Parepare, Pj Gubernur Sulsel Tebar Benih Udang Vaname dan Tanam Pisang Cavendish

Rahmat menceritakan, si guru tersebut awalnya berjanji akan menerbitkan bukunya di Penerbit IEG. Sehingga antara penerbit dan penulis sudah sepakat dengan skema pembayaran yang telah disepakati bersama. Singkat cerita, penulis kemudian mengirimkan naskahnya yang berjudul ‘Di Balik Dinding Kita Bercerita’ untuk diedit terlebih dahulu oleh pihak IEG.

Rahmat pun menyanggupi dan tidak meminta uang muka. “Karena si guru ini mengaku sebagai senior saya dan satu organisasi saat saya di kampus ketika S1 di Makassar,” kata Rahmat, dalam keterangannya ke media, Kamis (27/7/2023).

Rahmat bersama tim akhirnya mengedit naskah milik si guru itu setebal 320 halaman. Selesai pengerjaan pengeditan, kata Rahmat, tiba-tiba si guru itu ‘mengelak’ dan seolah-olah mempertanyakan terkait komitmen fee yang sebelumnya sudah disepakati bersama.

Baca Juga : VIDEO: Capres Anies Baswedan Bakal Hadiri Kampanye di Parepare

Ia mulai tak memberi kabar hingga putus kontak dengan pihak IEG. Justru, lanjut Rahmat, setelah tak ada kabar, si guru tetiba mengunggah foto bukunya tersebut (yang diterbitkan oleh penerbit lain) di akun media sosialnya, termasuk di Group WhatsApp yang juga ada dia di dalamnya.

“Saya langsung konfirmasi kepada yang bersangkutan, apakah menggunakan naskah editan kami atau bukan? Dan yang bersangkutan sampaikan saat itu, naskah yang dikirimkan ke penerbit lain adalah naskah original dia,” terangnya.

“Saya kemudian mencocokkan pengakuan yang dibuat dengan membeli buku dari penerbit tersebut dan saya menemukan fakta bahwa yang bersangkutan menggunakan hasil editing saya dan tim IEG tanpa memberikan apresiasi kepada kami, baik itu berupa rekognisi nama editor ataupun yang bersifat materil. Bahkan ucapan terima kasih pun tak ada. Padahal untuk mengedit naskah tersebut saya telah mengorbankan waktu, tenaga dan pekerjaan sosial saya yang lain,” lanjut Rahmat yang merupakan salah satu fasilitator di Kemendikbudristek itu.

Baca Juga : VIDEO: Caleg Partai Nasdem di Muna Gerebek Oknum ASN Ngumpul di Rumah Caleg PDIP

Menurut Rahmat, sebagai seorang tenaga pendidik, sikap yang ditunjukkan oleh si guru tersebut tidaklah layak untuk diteladani. Bahkan, cukup memalukan untuk seorang guru dan mengaku sebagai penulis.

“Dia berbohong kepada saya dan juga penerbit yang menerbitkan bukunya,” sesal Rahmat.

Kendati demikian, Rahmat mengaku tak mau lagi memperpanjang kasus ini. Ia hanya ingin menyampaikan kepada publik, bahwa tak sepantasnya seorang guru dan penulis melakukan tindakan tercela, demi keuntungan pribadinya tanpa mengapresiasi pihak yang membantu menyukseskan karyanya.

Baca Juga : VIDEO: Pohon Tumbang hingga Kabel Listrik Putus saat Hujan Deras di Parepare

“Ketika Anda membatalkan secara sepihak, maka Anda telah melanggar komitmen di antara kita. Anda juga telah menodai integritas yang menjadi nilai utama dalam dunia intelektual. Ingat, penulis adalah intelektual. Seorang intelektual harus jujur, berintegritas, dan patuh pada komitmen,” tegas lulusan kampus S2 luar negeri Amerika Serikat itu.

Selain itu, ia juga mengingatkan kepada perusahaan penerbit lainnya di luar sana, untuk tidak mudah percaya kepada orang dalam menjalankan bisnis, termasuk ke pihak keluarga.

“Bisnis adalah bisnis. Jangan lagi melibatkan pendekatan personal atas nama bisnis yang dapat berpotensi merugikan bisnis kita,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Maret 2024 23:25
VIDEO: Sopir Mobil Nyaris Tabrak Bapak yang Menyeberangkan Anak Sekolah Berujung Minta Maaf
SULSELSATU.com – Sebuah video memperlihatkan seorang bapak yang tengah menyeberangkan anak sekolah. Namun saat menyeberangkan anak tersebut sebu...
Video04 Maret 2024 21:33
VIDEO: Kebakaran di Samping SPBU Tomoni, Satu Truk Terbakar
SULSELSATU.com – Sebuah insiden kebakaran terjadi di sebelah SPBU Tomoni, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur pada hari Minggu (3/3/2024). Ke...
Video04 Maret 2024 20:39
VIDEO: Mulai Tahun Ini, PPPK Makassar Bakal Nikmati TPP
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK di lingkup Pemerintah Kota Makassar mulai tahun 2024 ini sudah d...
Bisnis04 Maret 2024 19:14
TelkomGroup Perkuat Portofolio Bisnis, NeutraDC Selesaikan Konsolidasi Data Center Telin Singapore
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya yang berfokus pada bisnis data center, NeutraDC (Telkom Data Ekosistem) telah menyele...