Logo Sulselsatu

Jangan Lewatkan Gerakan Pangan Murah Strategi Dinas Ketapang Gowa, Harga Bahan Pokok Lebih Murah 

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 12 Oktober 2023 18:49

Gerakan Pangan Murah DInas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa. Foto: Istimewa
Gerakan Pangan Murah DInas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, GOWADinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Gowa menggelar Gerakan Pangan Murah di Pelataran Kantor Dinas Ketahanan Pangan Jalan Andi Mallombassang, Sungguminasa pada 11-12 Oktober 2023.

Gerakan Pangan Murah ini dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan di Kabupaten Gowa. Menjual bahan pokok yang menjadi komoditi penyumbang inflasi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa Syamhari menuturkan, ada 12 komoditi yang dipasarkan. Komoditi tersebut adalah pangan strategis yang berpengaruh pada terjadinya inflasi.

Baca Juga : Pupuk Indonesia Salurkan 2.574 Paket Beras SPHP kepada Masyarakat

“Tujuan kita di pasar murah ini dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga ditingkat masyarakat Kabupaten Gowa. Agar daya beli masyarakat bisa terjangkau, karena komoditi-komoditi yang dijual adalah pangan strategis yang bisa mempengaruhi terjadinya inflasi,” jelasnya.

Komoditi-komoditi diantaranya beras, bawang merah, cabai rawit, gula, terigu, daging ayam ras, telur ayam ras, kemudian pangan yang merupakan olahan yang bersumber dari UMKM dari Kabupaten Gowa.

Syamhari juga menjelaskan jika harga komoditi yang dipasarkan dibawah harga pasar, dengan range harga hingga Rp5 ribu.

Baca Juga : Gerakan Pangan Murah, Stabilkan Harga dan Kendalikan Inflasi di Makassar

“Misalnya beras premium itu dipasaran menginjak harga Rp11 ribu hingga Rp12.000 bahkan ada yang sampai Rp13 ribu , sedangkan kita jual disini hanya Rp10.900 per kilogram,” tambahnya.

Begitu juga telur ayam ras, di pasaran seharga Rp50 ribu sementara pada Gerakan Pangan Murah ini hanya dibanderol dengan harga Rp45 ribu.

“Cabai juga demikian dari harga Rp20 ribu sampai Rp30 ribu di pasar sedangkan kita jual Rp10 ribu per setengah kilonya,” jelasnya.

Baca Juga : Gerakan Pangan Murah Jadi Solusi Pemkot Tekan Laju Inflasi di Parepare

Sementara itu, salah satu pembeli yakni Fatmawati, warga Kelurahan Pandang-pandang, Kecamatan Somba Opu mengaku bersyukur dan senang dengan hadirnya pasar murah ini.

“Saya sangat senang, dengan adanya pasar murah karena dapat terjangkau oleh ibu rumah tangga seperti kami. Tadi saya beli beras harga Rp120 ribu, minyak goreng dengan harga Rp14 ribu, dan bawang merah Rp15 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Dirinya berharap, semoga pasar murah akan terus ada kedepannya, karena sangat membantu masyarakat dalam pemenuhan bahan pokok sehari-hari dengan harga yang terjangkau.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel03 Februari 2026 08:13
Rakornas 2026 di Bogor, Wali Kota Tasming Hamid Dukung Sinergi Pusat-Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
SULSELSATU.com, BOGOR – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan ...
Video02 Februari 2026 23:12
VIDEO: Pantai Bali Penuh Sampah, Prabowo Tegur Kepala Daerah
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menyindir Gubernur Bali I Wayan Koster terkait kondisi pantai di Bali yang kotor oleh sampah. Menurut...
Video02 Februari 2026 21:42
VIDEO: Presiden Prabowo Resmi Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026
SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto resmi membuka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026). Rakornas in...
Makassar02 Februari 2026 19:01
Hotel Royal Bay Makassar Hadirkan “Nostalgia Ramadhan” dengan Dekorasi Pos Kamling dan Sepeda Ontel
SULSELSATU.com MAKASSAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Hotel Royal Bay Makassar resmi meluncurkan paket buka puasa tahunan bertajuk �...