Logo Sulselsatu

Pelindo Regional 4 Bantu Atasi Masalah Stunting di Dua Kelurahan Sekitar MNP dengan Program PMT

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 13 Oktober 2023 14:12

Pemberian Makanan Tambahan bagi anak stunting dari Pelindo Regional 4. Foto: Istimewa
Pemberian Makanan Tambahan bagi anak stunting dari Pelindo Regional 4. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup anak stunting, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 melaksanakan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kelurahan Cambaya dan Kelurahan Kaluku Bodoa, Kota Makassar.

Program ini telah memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat. Hal ini menjadi langkah konkret dalam mengatasi masalah stunting atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang.

Regional Head 4 Pelindo Enriany Muis mengatakan, tujuan dari program ini yaitu untuk mengatasi masalah stunting. Kondisi di mana anak mengalami pertumbuhan tubuh yang terhambat akibat kekurangan gizi kronis.

Baca Juga : Tingkatkan Literasi, Pelindo Gelar Edukasi Pengelolaan Keuangan dan Pengenalan Dana Pensiun di Makassar

“Di Kelurahan Cambaya, Pelindo Regional 4 berkoordinasi dengan Puskesmas Pattingaloang dan mengintervensi sebanyak 15 anak. Sedangkan di Kelurahan Kaluku Bodoa, kami berkoordinasi dengan Puskesmas Kaluku Bodoa dan mengintervensi sebanyak 27 anak,” kata Enriany.

Program diharapkan dapat meningkatkan status gizi anak yang mengalami stunting. Memberikan makanan yang kaya akan nutrisi, termasuk protein, vitamin, mineral, dan energi yang dibutuhkan oleh anak-anak stunting.

Makanan tersebut harus seimbang dan mencakup semua kelompok makanan yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

Baca Juga : Laba Bersih Kinerja 2025 SPJM Lampaui Target, Canangkan Ekspansi Bisnis 2026

Tujuan kedua yaitu memperbaiki kondisi kesehatan melalui pemberian makanan untuk anak stunting. Mengatasi masalah kesehatan yang mungkin timbul akibat kekurangan gizi, seperti anemia atau penyakit infeksi.

Ketiga yaitu pendidikan gizi. Selain memberikan makanan, program ini juga bertujuan untuk memberikan pendidikan gizi kepada orang tua atau caregiver anak-anak stunting. Agar orang tua memahami pentingnya gizi yang baik dan cara mempersiapkan makanan sehat untuk anak mereka.

Selanjutnya tujuan yang keempat yaitu monitoring dan evaluasi. Program pemberian makanan untuk anak stunting, harus mencakup sistem monitoring dan evaluasi yang kuat. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak yang menerima bantuan gizi mengalami peningkatan pertumbuhan dan status gizi mereka.

Baca Juga : Operasi Lutut Robotik Pertama di Indonesia Timur Kini Hadir di Siloam Hospitals Makassar

Kemudian tujuan yang kelima adalah pencegahan stunting. Selain mengatasi masalah stunting yang sudah ada, program ini juga harus memiliki komponen pencegahan untuk mencegah terjadinya stunting pada anak-anak lainnya.

Ini dapat melibatkan edukasi gizi kepada ibu hamil, promosi ASI eksklusif, dan upaya-upaya lainnya untuk memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang baik sejak dini.

Enriany menyebutkan, program pemberian makanan untuk anak stunting harus dijalankan secara holistik dan berkelanjutan untuk mencapai hasil yang optimal dalam mengatasi masalah stunting.

Baca Juga : Maju Pilketos SMA Bosowa Makassar, Muqaddimal Mukrimin Siapkan Visi Misi Kembangkan Potensi Siswa

Tujuannya adalah agar anak-anak tumbuh dan berkembang dengan baik serta memiliki peluang yang sama untuk meraih potensi mereka yang sebenarnya.

“Program PMT stunting ini dilakukan selama periode Juni hingga Agustus 2023 dan dilakukan setiap minggu. Ada sebanyak 42 anak yang diintervensi dalam pelaksanaan program ini di dua kelurahan tersebut,” sebutnya.

Adapun manfaat dari program ini antara lain, meningkatkan pertumbuhan fisik, meningkatkan kualitas hidup, meningkatkan kinerja kognitif, mengurangi risiko penyakit, meningkatkan produktivitas di masa depan, menyelamatkan nyawa, dan mendorong peningkatan kesadaran gizi.

Baca Juga : Bertema Double One dan Double Impact, SMP Telkom Makassar Maknai Usia 11 Tahun Jadi Gerakan

“Pemberian makanan tambahan untuk anak stunting adalah salah satu langkah penting dalam upaya mengatasi masalah gizi buruk dan stunting pada anak-anak. Namun, program semacam ini harus diintegrasikan dengan baik dalam sistem perawatan kesehatan dan gizi anak untuk mencapai hasil yang optimal,” pungkas Enriany.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....
Pendidikan28 Januari 2026 17:32
SD Islam Athirah 2 Gelar Trial Class, Diikuti 79 Anak TK
SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga sukses menggelar kegiatan Trial Class yang melibatkan siswa dari TK Amaliyah BLKI, TK Negeri Manggala, dan TK Islam At...