Logo Sulselsatu

Yayasan Hadji Kalla Distribusi Air Bersih kepada Warga Terdampak Krisis Air di Kota Makassar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 30 Oktober 2023 11:42

Yayasan Hadji Kalla menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Makassar. Foto: Istimewa
Yayasan Hadji Kalla menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Makassar. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah wilayah di Sulsel termasuk Kota Makassar mengalami kekeringan akibat kemarau berkpanjangan sehingga mengakibarkan krisis air bersih.

Dalam usaha untuk mengurangi dampak buruk dari kekurangan air bersih, Yayasan Hadji Kalla bersama-sama dengan pihak terkait melaksanakan upaya kemanusiaan dengan membagikan air bersih secara gratis kepada warga yang terdampak.

Sejumlah kendaraan pengangkut air telah dikerahkan. Upaya ini diharapkan dapat menyediakan air bersih untuk keperluan sehari-hari kepada warga yang terdampak di beberapa wilayah Kota Makassar.

Baca Juga : Operasi Lutut Robotik Pertama di Indonesia Timur Kini Hadir di Siloam Hospitals Makassar

Officer Bidang Kemanusiaan dan Lingkungan Yayasan Hadji Kalla Muhammad Jumadi mengatakan, Yayasan Hadji Kalla merasa sangat prihatin melihat dampak krisis air ini.

“Sebagai sebuah lembaga sosial yang berkomitmen untuk memberikan bantuan dalam situasi-situasi darurat, kami tidak bisa berdiam diri. Distribusi air bersih adalah langkah pertama kami dalam membantu warga yang membutuhkan dan kami akan terus bekerja keras untuk memitigasi krisis ini,” jelas Jumadi.

Upaya ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah kota, PMI (Palang Merah Indonesia), dan relawan. Bersama-sama berupaya memberikan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak, terutama keluarga yang paling rentan dan memerlukan bantuan segera.

Baca Juga : Maju Pilketos SMA Bosowa Makassar, Muqaddimal Mukrimin Siapkan Visi Misi Kembangkan Potensi Siswa

Titik yang menjadi jalur distribusi adalah di kecamatan Biringkanaya, Mariso, Panakukang, Rappocini dan Mamajang.

Daeng Kebo salah seorang warga meyampaikan, terima kasih banyak kepada Yayasan Hadji Kalla dan semua pihak yang telah peduli dengan situasi masyarakat di tengah kekeringan ini.

“Bantuan air bersih ini seperti hujan di tengah musim kemarau yang panjang. Sekali lagi terima kasih,” ujar Daeng Kebo.

Baca Juga : Bertema Double One dan Double Impact, SMP Telkom Makassar Maknai Usia 11 Tahun Jadi Gerakan

Yayasan Hadji Kalla juga berencana untuk melanjutkan upaya ini dengan menyediakan air bersih dan melibatkan komunitas dalam langkah pemulihan jangka panjang yang berkelanjutan

Untuk mengetahui informasi terbaru mengenai Yayasan Hadji Kalla, masyarakat dapat berkunjung ke Instagram, Facebook dan Twitter dengan nama akun @yayasankalla. Dapat pula mengunjungi website resmi di www.yayasanhadjikalla.co.id atau menghubungi hotline Kalla Care di nomor Whatsapp 0811 4414 030 dan nomor 0411 300 0103.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik29 Januari 2026 16:33
Disaksikan Istri dan Anak, Kaesang Perkenalkan RMS Sebagai Kader PSI di Forum Rakernas Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep secara resmi memperkenalkan mantan Ketua DPW Partai NasDem...
Makassar29 Januari 2026 13:46
Wali Kota Makassar Minta RKPD 2027 Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal ...
Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...