SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengadkan rapat dengan PLN terkait pemadaman bergilir yang meresahkan masyarakat.
Salah satu anggota komisi B DPRD Kota Makassar Hasanuddin Leo mengatakan kondisi listrik yang padam selama empat jam ini sangat merugikan masyarakat, terutama bagi UMKM.
“Kondisi sekarang ini sangat merugikan masyarakat dengan pemadaman bergilir sampai empat jam,” ujar Hasanuddin di ruang rapat Komisi B, Rabu (8/11/2023).
Baca Juga : Erick Horas Apresiasi Pelaksanaan Pilket RT/RW yang Dinilai Demokratis
Menurutnya, PLN harus bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi, banyak masyarakat yang mengeluhkan kondisi ini, dikarenakan peranglat elektronik mulai rusak satu demi satu.
Selain itu, dirinya mengatakan seharusnya PLN mempunyai prediksi terhadap kondisi alam yang akan terjadi kedepannya agar bisa mengantisipasi jika terjadi seperti ini.
“Kalau PLN profesional, pasti PLN mempunya langkah-langkah untuk kondisi yang akan datang,” ucap politisi PAN itu.
Baca Juga : Sosper Perda Pajak Makassar, Andi Tenri Uji Minta Warga Lebih Disiplin Bayar Pajak
Dirinya memberikan pendapat agar PLN memberikan kompensasi kepada masyarakat yang terkena dampak dari pemadaman bergilir ini.
Disisi lain, pihak manejemen PLN meminta maaf atas kondisi yang terjadi sekarang ini, ini merupakan kejadian yang tidak diinginkan oleh semua pihak.
“Secara menejemen kami minta maaf karena ini tidak kami inginkan juga,” ujar Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar Ahmad Amirul Syarif.
Baca Juga : Muchlis Misbah Sosialisasikan Perda Pembinaan Anjal Gepeng di Makassar
Terkait Kompensasi yang diberikan, Ahmad Amirul Syarif atau kerap disapa Ruli ini mengatakan, akan ada kompensasi yang akan diberikan PLN kepada pelanggan.
Kompensasi tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 tahun 2019.
“Kami sementara masih mengkaji ketentuan yang ada sekarang ini untuk pemberian kompensasi,” ucap Ruli.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar