Logo Sulselsatu

Merasa Dirugikan, Aliansi Buruh dan Mahasiswa Menggelar Demo di Kantor PLN UID Sulselrabar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 05 Desember 2023 21:19

Aksi demo depan kantor PLN Sulselrabar. Foto Istimewa
Aksi demo depan kantor PLN Sulselrabar. Foto Istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Aliansi buruh bersama dengan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Jalan Letjen Hertasning Kota Makassar, Selasa (5/12/2023).

Aksi ini dilakukan karena menolak pemadaman listrik bergilir yang dilakukan pihak PLN. Menurut demonstran, ini bukan upaya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Makassar.

Salah seorang demonstran Salim mengatakan, dalam orasinya bahwa dirinya menolak upah murah dan pemadaman bergilir yang dilakukan PLN.

Baca Juga : Sambut Kemerdekaan, PLN Beri Diskon Besar untuk Layanan Tambah Daya Listrik

“Sesuai dengan aturan bahwa hak dari konsumen ialah harus mendapatkan listrik secara terus menerus. Namun pemadaman listrik masih terus terjadi,” ucap Salim dalam aksinya.

Menurutnya, saat ini pihak PLN sedang melakukan kezoliman kepada masyarakat Kota Makassar dan UMKM karena kompensasi yang diberikan tidak sesuai dengan kerugian yang dialami.

Selain itu, pihak demonstran mendesak agar PLN memperjelas tentang kompensasi yang akan diberikan dan memberikan keadilan kepada masyarakat.

Baca Juga : Semarak PLN Mobile Run 2025 Warnai Pagi Makassar, Fatmawati Rusdi Lepas Ribuan Pelari

“Mulai Oktober sampai sekarang, kita merasakan pemadaman, sedangkan masyarakat sudah membayar tarif yang sudah ditetapkan PLN, namun tetap tidk merasaka lampu terus menerus, selain itu kompensasi yang didapat masyarakat sangat sedikit dibandingkan waktu pemadaman,” pungkas Salim.

Disisi lain, Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan (TJSL) UID Sulselrabar Ahmad Amirul Syarif mengatakan, PLN sudah sangat terbuka dalam menerima masukan dan aspirasi dari masyarakat.

Pihaknya akan terus berupaya untuk menormalkan pasokan listrik yang ada untuk kembali menormalkan kondisi yang ada sekarang ini.

Baca Juga : Terang yang Dinanti, Perjuangan Ismail Bachtiar Menjawab Aspirasi dari Pegunungan Sinjai

“Mohon doa dan dukungan masyarakat kepada petugas lapangan yang tanpa henti menjaga pasokan listrik agar tetap kontinyu,” ujar Ahmad.

Untuk kompensasi yang diberikan, pihak dari PLN akan menindak lanjuti dan menjalankan amanat peraturan yang berlaku kepada masyarakat.

PLN berkomitmen untuk menjalankan amanat peraturan yang berlaku kepada masyarakat,” pungkas Ahmad.

Baca Juga : PLN Tebarkan Sukacita Bersama Panti Asuhan Murni Makassar di Hari Raya Natal 2024

PLN juga menyampaikan permohonan maaf terkait manajemen beban yang dilakukan dan berharap masyarakat bersedia bahu membahu dengan menurunkan penggunaan pemakaian listrik sehari-hari sambil menunggu pemulihan sistem kelistrikan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan01 Mei 2026 20:53
Serikat Buruh Demo di Makassar, Desak Pemerintah Sahkan UU Ketenagakerjaan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Nusantara (KSN) menggelar aksi turun ke jalan dalam rangka mem...
Hukum01 Mei 2026 20:50
Geng Motor Diduga Bawa Airsoft Gun Serang Warung Warga di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sekelompok geng motor menyerang sebuah warung milik warga di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diduga menggun...
News01 Mei 2026 20:49
PT Vale Perkuat ESG 2025, Investasi Lingkungan Tembus US$43,79 Juta
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat implementasi prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sepanjang 2025 sebagai bagian dari strategi bisnis jan...
Hukum01 Mei 2026 20:48
Berulah Lagi, Geng Motor Keroyok Remaja Lagi Nongkrong di Pantai Losari Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pemuda yang tengah bersantai di kawasan Pantai Losari, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi korban penganiayaan...