Logo Sulselsatu

Keluarga Korban Tak Terima Pelaku Pembunuhan di Ponpes Tahfizhul Qur’an Imam Ashim Divonis 4,5 Tahun

Asrul
Asrul

Jumat, 05 April 2024 19:49

Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar, Andi Alamsyah. Foto/SS
Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar, Andi Alamsyah. Foto/SS

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Terdakwa tindak pidana pembunuhan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizhul Qur’an, Al Imam Ashim, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, divonis 4 tahun 6 bulan penjara.Terdakwa berinisial AW merupakan senior korban, Andi Alfian Rezky (14 tahun)

Dalam amar putusan yang dibacakan Majelis Hakim Tunggal Pengadilan Anak pada Pengadilan Negeri Makassar, Farid Hidayat Sopamena di ruang sidang Bagir Manan, Jumat, (5/4/2024), terdakwa AW dianggap terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana.

Sebagaimana yang tertuang dalam pasal Undang – undang perlindungan anak nomor 23 tahun 2002. Serta Pasal 351 KUHP.

Baca Juga : Bupati Gowa Husniah Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan dan Pengurusan PBG

“Menyatakan, terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana. Oleh karena itu menjatuhkan pidana empat tahun enam bulan,” kata Majelis Hakim dalam amar putusannya.

Atas vonis ini, Majelis Hakim memberikan waktu kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (JPU Kejari) Makassar untuk pikir-pikir, apakah menerima putusan tersebut atau memilih banding.

Berkenan dengan putusan ini, Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar, Andi Alamsyah mengatakan, pihaknya diberi waktu selama tujuh hari kerja untuk pikir – pikir. Sehingga sebelum memutuskan sikap, Tim Jaksa Penuntut Umum akan menelaah lebih lanjut putusan tersebut.

Baca Juga : Truk Langgar Jam Operasional di Gowa, Pemotor Jadi Korban hingga Kaki Hancur

“Kami posisinya mengambil pikir – pikir. Jadi tim JPU akan memberikan pertimbangan kepada pimpinan untuk kemudian mengambil keputusan terkait dengan vonis ini, apakah kami mengambil upaya hukum banding atau menerima,” kata Alamsyah dikonfirmasi terpisah.

Menurut Alamsyah, sebenarnya putusan ini sudah memenuhi 2/3 dari tuntutan JPU. Namun pihaknya tidak belum menerima dan masih pikir – pikir.

“Jadi hasil telaah teman – teman Tim JPU yang menentukan. Tapi kami posisinya sedang pikir- pikir. (2/3 terpenuhi) Vonis 4,6 dari tuntutan 5,6,” imbuhnya.

Baca Juga : Momen Wartawan Cecar GM Pertamina soal Kelangkaan BBM di Makassar

Menanggapi putusan ini, pihak keluarga korban Andi Alfian Rezky, merasa tidak puas dan tidak terima. Pasalnya, perbuatan pelaku tidak sebanding dengan hukuman yang dijatuhkan.

Sehingga pihak keluarga meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk melakukan upaya hukum banding atas putusan tersebut .

“Saya dan tentunya saudara perempuan saya ibu yang melahirkan Andi Alfian Rezky tentu merasa tidak puas dengan vonis hakim itu. Kaka perempuan saya itu kehilangan putranya, tentu kami berharap keadilan disini,” tegas Haji Rizal, paman korban.

Baca Juga : Polisi Sita 18,9 KL BBM Subsidi dari 17 Tersangka di Sulsel, Modus Tangki Modifikasi

“Keluarga kami sangat berharap sekiranya JPU untuk melakukan upaya hukum banding terhadap putusan hakim tadi,” sambungnya menegaskan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional28 September 2026 13:10
Berlaku 1 Oktober, OJK Atur Pelaporan Insidental di Pasar Modal dan Bursa Karbon
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pelaporan Insidental melalui Sistem Pelaporan OJK di sektor Pasar Mo...
Nasional28 September 2026 12:05
Direksi dan Komisaris PJM Tinjau Kesiapan Operasional STS Nipa
Jajaran Direksi dan Komisaris PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) melakukan Management Walkthrough di Pulau Nipa, Kepulauan Riau ...
Pendidikan28 September 2026 11:34
Pegadaian Bantu Perlengkapan Sekolah bagi Anak Berprestasi di Barrang Lompo
PT Pegadaian Kantor Wilayah VI Sulselbarra Maluku menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah bagi anak berprestasi dan kurang mampu di SDI Barrang Lompo...
Kesehatan28 September 2026 10:42
World Heart Day 2026, Bukit Baruga Pemeriksaan dan Edukasi Kesehatan Jantung Gratis
Memperingati World Heart Day 2026, Bukit Baruga berkolaborasi dengan Primaya Hospital Hertasning menggelar pemeriksaan dan edukasi kesehatan jantung b...