Logo Sulselsatu

Yayasan Hadji Kalla Bentuk Kelompok Jantung Sehat di 14 Desa Kecamatan Bontonompo

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 25 April 2024 21:35

Pembentukan kelompok Jantung Sehat di Kecamatan Bontonompo. Foto: Istimewa.
Pembentukan kelompok Jantung Sehat di Kecamatan Bontonompo. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, GOWAYayasan Hadji Kalla bersama mitra Yayasan Jantung Indonesia cabang Sulsel resmi membentuk kelompok Jantung Sehat di 14 desa dan kelurahan di Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa pada Rabu (24/4/2024).

Peluncuran inisiatif ini dihadiri oleh Kepala Kecamatan Bontonompo beserta jajarannya, serta pengurus dari Yayasan Hadji Kalla dan Yayasan Jantung Indonesia cabang Sulsel,menandai komitmen kuat terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.

Lebih lanjut, Kecamatan Bontonompo juga terpilih sebagai salah satu lokasi penelitian yang dilakukan oleh Yayasan Hadji Kalla. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana partisipasi aktif dari komunitas dapat berkontribusi langsung dalam mengurangi risiko penyakit jantung.

Baca Juga : Pengembangan SDM Muda, Kolaborasi Perdana Yayasan Hadji Kalla dan Avamora

Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan penting untuk strategi kesehatan publik di masa depan, tidak hanya di Kabupaten Gowa tetapi juga untuk wilayah lain di Indonesia.

Kegiatan inti dari program ini adalah pelaksanaan senam Jantung Sehat, yang telah berhasil melibatkan hampir 1000 warga aktif. Setiap kelompok rata-rata membina 50 orang warga, yang secara teratur mengikuti aktivitas fisik ini untuk mendukung kesehatan kardiovaskular mereka.

Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik, tetapi juga untuk memperkuat hubungan sosial di dalam komunitas.

Baca Juga : Program Desa Bangkit Sejahtera LAZ Hadji Kalla Dorong Kemandirian Petani Loka Pere di Majene

Program Manager Bidang Kemanusiaan, Kesehatan dan Lingkungan Yayasan Hadji Kalla Sapril Akhmady menyampaikan, dengan adanya kelompok sehat, masyarakat bisa meningkatkan antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan-kegiatan Kesehatan.

“Kami berharap sebagai upaya dalam mendukung pencegahan penyakit jantung dan edukasi kesehatan di masyarakat, kegiatan ini bisa mendorong terciptanya lingkungan yang sehat dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga Kesehatan jantung melalui kegiatan fisik yang tepat,” tambah Sapril.

Sementara itu, Arif Situju selaku Kepala Kecamatan Bontonompo mengungkapkan, kegiatan Ini adalah langkah besar dalam upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan meningkatkan kualitas hidup warga khususnya di kecamatan Bontonompo.

Baca Juga : Salurkan Zakat Berdampak Nyata, Yayasan Hadji Kalla Raih BAZNAS Awards 2025

“Kami sangat bangga dengan antusiasme dan partisipasi warga dalam program Jantung Sehat ini, tentu kita juga berharap program ini bisa menjadi contoh baik yang bisa terus dikembangkan di banyak wilayah di Kabupaten Gowa, sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Bupati Gowa, bahwa setiap inisiatif baik harus terus di dukung, agar programnya bisa terus berkelanjutan dan membawa manfaat yang lebih besar untuk masyarakat,” ujarnya.

Sekretaris Klub Jantung Sehat Wilayah Kecamatan Bontonompo Muhammad Naim menyampaikan, dalam kegiatan rutin yang dilakukan oleh KJS Bontonompo, peserta yang ikut terus meningkat setiap pekannya.

Dari hanya beberapa orang, terus bertambah menjadi ratusan peserta untuk setiap kelompok yang ada di 14 wilayah kelurahan/desa, hal ini menjadi bukti bahwa inisiasi kegiatan senam jantung di wilayah Bontonompo, mendapat respon yang sangat positif dari warga.

Baca Juga : Jangan Lupa! Pendaftaran Beasiswa Kalla Bakal Ditutup Sepekan Lagi

“Tentu ini menjadi pertanda yang baik untuk kita para kader pelatih yang menjalankan program ini. Kita bisa melihat perkembangan pesat untuk setiap KJS yang ada di desa dan kelurahan. Sekarang yang menjadi PR dan harapan kita adalah, semoga di masa mendatang kader pelatih bisa terus bertambah, karena secara keilmuan hanya ada beberapa orang dari kami yang resmi sebagai kader pelatih yang mendapatkan pelatihan, tentu ini masih sangat sedikit, jika melihat KJS yang ada di sini yang semakin besar dan kegiatannya yang semakin intens, yang bisa 3 kali dalam sepekan. Itulah yang menjadi harapan kita,” ungkapnya

Dari data yang telah dihimpun KJS Bontonompo, menurut Sahriani Asih yang merupakan Koordinator KJS Bontonompo yang juga petugas kesehatan di Puskesmas Bontonompo, menjelaskan, sejak inisiasi senam jantung sehat dijalankan, data laporan penyakit tidak menular seperti jantung dan hipertensi terjadi penurunan. Hal ini menjadi bukti manfaat dari inisiasi Senam Jantung bisa berdampak baik untuk masyarakat.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Yayasan Jantung Indonesia dan Yayasan Hadji Kalla untuk mendorong gaya hidup sehat dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit jantung.

Baca Juga : Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren, Bumi Karsa Bangun Toserba Terpadu di DDI Mangkoso

Melalui kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.

Untuk mengetahui informasi terbaru mengenai Yayasan Hadji Kalla, masyarakat dapat berkunjung ke Website yayasanhadjikalla.or.id, Instagram @YayasanKalla maupun @KallaGroup, Facebook Fanpage di Kalla Group, Twitter di @KallaGroup_ID, dan Youtube Channel di Kalla Group.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News03 Mei 2026 21:45
23 Tahun Luwu Timur: Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
Memasuki usia ke-23, Luwu Timur tidak sekadar merayakan perjalanan administratif sejak pemekaran, tetapi menunjukkan transformasi nyata, dari kawasan ...
Sulsel03 Mei 2026 20:21
Tasming Hamid Optimistis CFN dan CFD Dongkrak Ekonomi Lokal di Kawasan Mattirotasi Baru
SULSELSATU.com, PAREPARE – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di kawasan Jalan Mattirotasi Baru kembali menjadi magnet bagi...
Pendidikan03 Mei 2026 20:05
Ramli Rahim Apresiasi Pelaksanaan Mubes IKA Unhas Berakhir Riang Gembira
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas) telah berakhir. Mubes 2026 ditutup dalam su...
Hukum03 Mei 2026 17:52
Buruh Pria di Makassar Dihajar Mahasiswa gegara Motor Bersenggolan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang buruh pria AGB (47) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihajar oleh seorang mahasiswa berinisial MAS...