Logo Sulselsatu

Kota Makassar Krisis Lahan Pemakaman, Pemkot Butuh 10 Hektar Lahan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 27 Mei 2024 18:16

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar Ferdy Mochtar. Foto: Istimewa.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar Ferdy Mochtar. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kota Makassar menghadapi krisis lahan pemakaman yang semakin serius. Beberapa tempat pemakaman umum (TPU) yang ada diketahui telah kelebihan kapasitas.

Pemerintah Kota Makassar memerlukan tambahan setidaknya 10 hektar lahan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan fasilitas sosial itu.

“Paling tidak, kita butuh lebih dari 10 hektar lahan TPU di Kota Makassar,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar Ferdy Mochtar pada Jumat (17/5/2024).

Baca Juga : Ketua TP PKK Kota Makassar Turun Langsung Ikuti Kerja Bakti di Kelurahan Mannuruki

Ferdy mengungkapkan bahwa kekurangan lahan pemakaman menjadi masalah serius bagi Pemkot Makassar, terutama karena harga tanah di perkotaan terus meningkat setiap tahun.

Untuk mengatasi masalah ini, Pemkot Makassar sedang menjajaki kerja sama dengan daerah-daerah di sekitar Makassar, seperti Maros dan Gowa, untuk penyediaan lahan pemakaman.

“Kita akan mencari daerah tetangga yang mudah diakses dan bagus, agar masyarakat bisa dengan mudah ke sana,” katanya.

Baca Juga : Fraksi Nasdem Sebut Pemkot Makassar Gagal Kelola Keuangan Daerah

TPU terbesar di Kota Makassar berada di Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, dengan kapasitas 1.600 lubang kubur, namun hanya tersisa sekitar 700 lubang yang tersedia.

“Masih ada ruang yang bisa kita manfaatkan dalam situasi darurat,” tambah Ferdy.

“Di Beroangin masih ada potensi sekitar 500 lubang, dan di Panaikang juga masih tersedia beberapa ruang. Tahun ini, kita masih bisa melayani kebutuhan pemakaman di Kota Makassar,” lanjutnya.

Baca Juga : Danny Pastikan Pandangan Fraksi APBD 2023 Jadi Fokus Pemkot Makassar

DLH akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanahan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, serta instansi terkait lainnya, karena pada tahun 2025 lahan TPU akan menjadi prioritas.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik23 Juni 2024 14:29
Jagoan PPP di Pilgub Sulsel Mulai Mengerucut, Danny dan Iwan Aras Menguat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dua nama yang digadang-gadang maju pada Pemilihan Gubernur Sulsel November 2024 yakni Andi Iwan Darmawan Aras dan Moh...
Politik23 Juni 2024 13:41
Layanan Pemeriksaan Kesehatan Rusdin Abdullah Berlanjut, Kali Ini Sasar Warga di CFD Sudirman
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Layanan pemeriksaan keshatan Gratis, Rudal Care yang digelar car free day Jalan Sudirman Makassar sangat diminati mas...
OPD23 Juni 2024 12:39
Dewan Pertanyakan Kinerja Direksi BUMD Makassar ke Danny
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Fraksi Nasdem meminta kepada Wali Kota Makassar selaku owner Perusahaan Daerah (Perusda) untuk mengevaluasi jajaran d...
Ekonomi23 Juni 2024 12:15
Direksi BRI Kembali Lakukan Aksi Borong Saham hingga Miliaran Rupiah
SULSELSATU.com, JAKARTA – Sejumlah jajaran direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kompak memborong saham BBRI. Seperti diketahui, harga BBRI...