Logo Sulselsatu

Bank Indonesia Lakukan Gerakan Tanam Cabai Menekan Inflasi di Kota Makassar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 30 Mei 2024 20:22

Simbolis penyerahan bantuan kepada Gapoktan Suka Maju Barombong oleh Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.
Simbolis penyerahan bantuan kepada Gapoktan Suka Maju Barombong oleh Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, MAKASSARBank Indonesia (BI) mengambil langkah melakukan berbagai upaya menekan inflasi di Sulsel. Salah satu upaya yang dilakukan adalah Gerakan Tanam Cabai.

Melalui gerakan ini, Bank Indonesia memberikan bantuan berupa bibit, pupuk, pestisida dan juga pendampingan kepada petani cabai.

Kepada BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, BI memberikan bantuan dari awal penanaman sampai nanti panen. Ada 500 bibit cabai yang diberikan kepada petani melalui gerakan ini.

Baca Juga : KKS x DIGIFEST 2026 Raup Transaksi Rp1,35 Miliar, Pembiayaan UMKM Tembus Rp18,27 Miliar

“Bantuan bibit cabai ini dilakukan di Kota Makassar, Parepare dan Kabupaten Wajo. Diharapkan akan dapat meningkatkan produksi cabai yang menjadi komoditas penyumbang inflasi,” kata Rizki saat Gerakan Tanam Cabai di Barombong Kota Makassar, Kamis (30/5/2024).

Rizki menyebut jika Kota Makassar menyumbang bobot inflasi sampai 60 persen. Jadi melalui gerakan ini, jika dapat menekan inflasi di Kota Makassar akan membantu menekan inflasi di Sulsel.

Bank Indonesia dalam Gerakan Tanam Cabai ini akan memonitor secara berkala. Dari proses penanaman hingga panen.

Baca Juga : KKS x DIGIFEST 2026 Angkat Potensi Wastra Sulsel ke Pasar Digital

“Seluas 3 hektar yang dibantu dalam gerakan ini khusus di Kota Makassar. Petani yang mendapat bantuan adalah Gapoktan Suka Maju Barombong,” kata Rizki.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Since Erna Lamba mengatakan, kemarau panjang akibat al nina dan el nino mengakibatkan kurang produksi pertanian.

“Hal ini mengakibatkan inflasi. Dan cabai adalah salah satu kelompok pembentuk inflasi sehingga perlu dijaga ketersediannya,” kata Since.

Baca Juga : UMKM Binaan BI Sulsel OSP Farm Kembali Ekspor 10.2 Ton Kemiri ke Arab Saudi

Menjelang Idul Adha ini, Since menyebut jika stok cabai di Sulsel cukup. Namun, karena adanya pengiriman ke pulau-pulau, sehingga dapat menimbulkan berkurang stok.

“Namun stok tetap aman,” tegas Since.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi06 Agustus 2026 15:07
Kepercayaan Masyarakat Meningkat, DPK Perbankan Tumbuh 5,71 Persen Jadi Rp149,77 Triliun
Kinerja perbankan di Sulawesi Selatan hingga Juni 2026 menunjukkan tren positif. Salah satu indikatornya terlihat dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (...
Metropolitan06 Agustus 2026 14:34
Munafri: PSEL Proyek Strategis Nasional Kami Dijalankan, Lokasi Masih Dimatangkan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar tetap membuka ruang dialog dengan masyarak...
Otomotif06 Agustus 2026 14:07
SJAM Siapkan 5 Motor Gratis untuk Konsumen yang Transaksi Selama Juli dan Agustus 2026
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha Indonesia wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menghadirkan program "Beli...
Bisnis06 Agustus 2026 12:06
PANDE EMAS Jadi Langkah Pegadaian Kanwil VI Dorong Kemandirian Ekonomi Warga
PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (Sulselbarra Maluku) mendorong kemandirian eko...