Logo Sulselsatu

Mini Distribution Center Upaya Pemkot Makassar Kendalikan Inflasi di Sejumlah Pasar

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 01 Juni 2024 08:14

Mini Distribution Center upaya Pemkot Makassar kendalikan inflasi. Foto: Istimewa.
Mini Distribution Center upaya Pemkot Makassar kendalikan inflasi. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Makassar bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Bulog melaksanakan program Mini Distribution Center (MDC) di lima pasar rakyat, pada Kamis (30/5/2024).

Program ini dilaksanakan di Pasar Terong, Pasar Pa’baeng-Baeng, Pasar Panakkukang, Pasar Sawah, dan Pasar Daya sebagai langkah pengendalian inflasi di Kota Makassar.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan yang mewakili Wali Kota Makassar, bersama Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Bagian Perekonomian, Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, BPS, Bank Indonesia, serta Bulog.

Baca Juga : Fraksi Nasdem Sebut Pemkot Makassar Gagal Kelola Keuangan Daerah

Hal tersebut bertujuan bertujuan untuk meninjau langsung aktivitas pendistribusian barang pokok ke masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Makassar yang juga Ketua Harian TPID Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra menuturkan jika pihaknya sangat mendukung pelaksanaan program MDC ini sebagai langkah strategis dalam mengendalikan inflasi di Kota Makassar.

“Kolaborasi seperti ini memang sangat penting untuk memastikan kelancaran pendistribusian barang pokok dan stabilitas harga di pasar,” tuturnya.

Baca Juga : Danny Pastikan Pandangan Fraksi APBD 2023 Jadi Fokus Pemkot Makassar

Kepala Bagian Perekonomian Kota Makassar yang juga bertindak selaku Sekretaris TPID Kota Makassar I Dewa Gede Widya Darma berujar, program ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga barang pokok dan memastikan ketersediaan pasokan di pasar rakyat.

“Program Mini Distribution Center ini merupakan upaya kami dalam menjaga stabilitas harga barang pokok di Kota Makassar. Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan pasokan dan harga yang terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Adapun barang pokok yang didistribusikan melalui program MDC ini meliputi beras, minyak goreng, dan gula. Pendistribusian barang pokok tersebut dilakukan setiap hari Kamis di setiap pekannya, mulai pukul 09.00 hingga selesai.

Baca Juga : Lepas Alumni TK DWP, Fadliah Firman Tekankan Pentingnya Program Jagai Anakta

Dewa menambahkan, kehadiran MDC di lima pasar rakyat ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kota dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di tengah tantangan inflasi.

Dengan adanya kunjungan dan pengawasan langsung oleh berbagai instansi terkait, diharapkan program ini dapat berjalan lancar dan efektif dalam mencapai tujuannya.

“Melalui upaya ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif terhadap pengendalian inflasi dan kesejahteraan masyarakat Kota Makassar secara menyeluruh,” tandasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News22 Juni 2024 23:17
Profesionalisme Pewarta Foto Jadi Tema Musda VI PFI Makassar
Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Makassar akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) VI pada Senin (24/6/2024) di Hotel Claro Makassar....
Politik22 Juni 2024 17:07
Semakin Intens Bertemu, Akankah Paket IA-MAKI Akan Bersanding di Pilkada 2024?
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kontestasi politik lima tahunan di Kabupaten Bantaeng semakin hari semakin memanas dan dinamis. Hingga saat ini, belu...
Politik22 Juni 2024 17:07
HPMT Gandeng Bawaslu Makassar dan KPID Sulsel Bahas Potensi Konflik Pilkada Serentak
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Penyelenggaraan Pilkada serentak November 2024 mendatang diharapkan tidak menghadirkan konflik yang bisa membuat keut...
News22 Juni 2024 16:30
Masyarakat Apresiasi Komitmen Keberlanjutan PT Vale
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menanam pohon pada area rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) seluas 200 hektar (ha) di Bali....