Logo Sulselsatu

Kemenkumham Sulsel Dorong Percepatan Kepemilikan Sertifikat Halal di Lapas dan Rutan

Asrul
Asrul

Jumat, 19 Juli 2024 20:00

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan terima kunjungan Tim Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) untuk koordinasi pemberian layanan terbaik bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Lapas/Rutan Wilayah Sulawesi Selatan khususnya penyediaan makanan yang berkualitas, higenis dan halal.

“Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka Koordinasi Kepemilikan Sertifikasi Halal pada Dapur UPT Pemasyarakatan untuk melakukan audit atau pemeriksaan lapangan guna penerimaan Sertfikasi Halal bagi dapur Lapas/Rutan,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Perawatan Kesehatan, Rehabilitasi, Pengeloaan , Barang Sitaan, Barang Rampasan Negara, Surianto yang menerima tim tersebut, di ruang Kepala Divisi Pemasyarakatan Yudi Suseno, Rabu (17/7/2024).

Adapun Tim Koordinasi LPPOM MUI terdiri dari Direktur LPPOM MUI Sulsel,Ibu Raudhatul Jannah Syarief, S.TP, Manajer Pelayanan Audit, Arniati Samaila, S.Si., M.Kes, Manajer Keuangan, Andi Mutiah Anwar, S.T.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ikuti Kick Off Pelatihan Paralegal sebagai Upaya Tingkatkan Pemberian Bantuan Hukum

“Hingga saat ini, hanya Lapas Palopo yang memiliki Sertifikat Halal. Sehingga masih terdapat 24 Lapas/Rutan yang belum memiliki Sertifikat Halal, untuk itu melalui koordinasi ini UPT yang belum memiliki Sertifikasi Halal kedepannya sudah harus memiliki sertifikat Halal, tentunya dengan memenuhi persyaratan dan pendampingan dari LPPOM MUI,” jelas Raudhatul Jannah Syarief

Sementara itu, Surianto mengatakan kunjungan ini sesuai dengan petunjuk yang ada pada Surat Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Nomor Tgl 15 Mei 2024 Nomor PAS.6-PK.06.08-613 tentang Himbauan Kepemilikan Sertifikat HALAL dalam Penyelenggaraan Makanan di UPT Pemasyarakatan pada Lapas/Rutan.

Surianto juga mengatakan pihaknya akan segera menyusun draft MOU/PKS dan Kalender Kerja terkait Percepatan Kepemilikan Sertifikasi Halal dalam penyelenggaraan makanan di UPT Pemasyarakatan Wilayah Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Ekosistem KI Nasional Diperkuat, Pemerintah Susun Strategi Jangka Panjang

Ditempat terpisah Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Liberti Sitinjak berpesan agar Koordinasi tersebut segera untuk ditindak lanjuti dan menghimbau UPT Lapas/Rutan untuk mendaftarkan dan melengkapi persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi halal ke MUI.

“Kami akan dorong Lapas dan Rutan untuk segera memiliki sertifikat halal,” ucap Liberti

“Agar seluruh UPT pada Lapas/Rutan untuk meningkatkan layanan penerimaan, pengelolaan bahan makanan dapur sesuai standar yang ditetapkan dan menjaga kebersihan dapur, menjaga bahan makanan tetap higenis serta kehalalan makanan selalu terjaga setiap saat,” lanjut Liberti

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...
Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....