Logo Sulselsatu

F8 Makassar Rayakan Keanekaragaman Budaya Sulsel Lewat Konsep Makassar Skalia

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Jumat, 26 Juli 2024 13:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Hari kedua Makassar F8, yang digelar pada Kamis (25/7/2024), menyajikan momen istimewa di panggung musik zona 4 dengan mengusung konsep “Makassar Skalia.”

Konsep ini menyoroti keanekaragaman budaya Sulawesi Selatan, termasuk Bugis, Makassar, Toraja, dan Mandar, yang menyatu dalam satu panggung.

Pelakor Band hadir menjadi band pembuka dengan penampilan langgam keroncong yang menggugah semangat penonton.

Baca Juga : Deretan Bintang Nasional dan Internasional di F8 Makassar 2025

Musik keroncong yang memadukan elemen tradisional dengan aransemen modern berhasil menghadirkan nuansa budaya Sulawesi Selatan yang kaya.

Lagu-lagu seperti “Iyya Mattaro Ada Nataue Mewa Mappetu Ada” dan “Pantai Losari” memikat ribuan penonton untuk bernyanyi bersama, memperkuat apresiasi terhadap kekayaan musik daerah.

Di sisi lain, Ridwan Sau, bintang tamu utama memeriahkan acara dengan perpaduan musik tradisional dan dangdut modern.

Baca Juga : Pembelian Tiket F8 di Kallafriends Tembus 24.000

Penampilannya yang enerjik dan penuh semangat berhasil mengundang partisipasi aktif dari penonton, menggoyang panggung dengan hits-hitsnya yang dikenal luas seperti “Apamo Anne” dan “Jojama Nakke.”

Festival Makassar F8, melalui konsep “Makassar Skalia,” tidak hanya berfungsi sebagai ajang hiburan tetapi juga sebagai platform untuk merayakan dan melestarikan budaya lokal.

Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto sebelumnya telah menjelaskan bahwa Makassar Skalia merupakan satu konsep yang menampilkan keanekaragaman budaya Sulawesi Selatan. Bugis, Makassar, Toraja, Mandar.

Baca Juga : Selama F8, Bapenda Makassar Catat Pembayaran PBB Capai Rp3 Miliar

“Budaya lokal tapi standarnya Internasional, kita tampilkan dalam satu hari. Seluruh kemampuan Makassar, Bugis, Toraja, dan Mandar akan kita tampilkan dalam satu hari. Mulai dari food, fine art, musik, dan lain-lain,” kata Danny Pomanto saat talkshow di salah satu TV Nasional, belum lama ini.

Melalui Makassar Skalia, Danny Pomanto ingin budaya Makassar, dan juga Bugis, Toraja, serta Mandar dikenal secara global. Apalagi, event F8 Makassar melibatkan banyak negara sahabat. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

OPD24 Mei 2026 19:16
Dialog Bersama Warga Mamajang, Andre Tanta Tegaskan APBD Harus Tepat Sasaran
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi NasDem, Andre Prasetyo Tanta (APT) menutup rangkaian kegiatan peng...
Hukum24 Mei 2026 09:15
Terekam CCTV Perampok Pria Datangi Toko Kelontong di Makassar, Pemilik Diancam Sajam
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sebuah toko kelontong di Kota Makassar didatangi perampok pria bersenjata tajam dan terekam kamera pengawas atau CCTV...
OPD24 Mei 2026 09:14
Andre Prasetyo Tanta Serap Keluhan Petambak di Tanjung Merdeka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi C DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andre Prasetyo Tanta (APT) kembali turun langsung menyerap aspirasi ma...
Kriminal24 Mei 2026 08:30
Penjual Sate di Makassar Diamuk Massa Usai Diduga Lecehkan 4 Orang Anak di Bawah Umur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria penjual sate di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diamuk massa usai diduga melakukan pelecehan t...