Logo Sulselsatu

Golkar Membelot di Pilkada Sidrap, Rekomendasi Syahar Direbut

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Rabu, 28 Agustus 2024 19:05

Bakal calon Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama calon Wakil Bupati Nurkanaah. Foto/SS
Bakal calon Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama calon Wakil Bupati Nurkanaah. Foto/SS

SULSELSATU.com, SIDRAP – Partai Golkar membelot di detik-detik terakhir pendaftaran di KPU Sidrap. Rekomendasi B1KWK yang sebelumnya diberikan kepada pasangan Syaharuddin Alrif-Nur Kanaah direbut oleh pasangan Masrur bin Mohd Alias dan Muhammad Nasiyanto.

Syaharuddin Arif, menyatakan kekecewaannya atas munculnya dua rekomendasi yang dikeluarkan oleh Partai Golkar untuk Pilkada Sidrap.

Syaharuddin mengungkapkan bahwa proses pemberian rekomendasi ini penuh dengan kekacauan dan ketidakpastian. Ia menyebutkan bahwa rekomendasi awal diperoleh melalui komunikasi dengan DPD II Golkar Sidrap dan tingkat kecamatan.

Baca Juga : SAR-Kanaah dan Andalan Hati Unggul Telak di Sidrap

“Di bawah kepemimpinan Ketua Golkar Airlangga Hartarto, kami mendapatkan rekomendasi tersebut. Namun, setelah perubahan kepemimpinan dan pelantikan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum, seharusnya tidak ada perubahan pada rekomendasi,” kata Syaharuddin.

“Kami diundang ke Jakarta untuk menerima B1KWK pada tanggal 25 Agustus, dan setelah kembali ke Makassar dan Sidrap pada tanggal 26, tiba-tiba pada tanggal 27 muncul B1KWK baru yang berbeda,” ungkapnya, Rabu (28/8/2024).

Syaharuddin menilai situasi ini sebagai kemunduran dalam demokrasi dan menduga adanya pihak tertentu yang berupaya menggagalkan dukungan untuk dirinya dan Nur Kanaah.

Baca Juga : 5 Hari Jelang Pencoblosan, Jubir SAR-Kanaah Ajak Masyarakat Sidrap Berpilkada Damai Tanpa Hoaks

“Kami akan bersama dengan PAC dan melakukan protes terkait keputusan ini. B1KWK seharusnya menjadi hak kami, dan kami tidak akan tinggal diam menghadapi ketidakadilan ini,” lanjutnya.

Dalam waktu dekat, Syaharuddin dan para pendukungnya akan menyampaikan protes resmi terhadap keputusan yang dianggap tidak sesuai dengan prinsip demokrasi yang adil.

“Kami tidak akan tinggal diam. Kami akan bersama PAC dan akan melakukan protes. Kami merasa B1KWK adalah hak kami. Insya Allah, kami akan memprotes hal ini,” tegasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi23 September 2026 23:25
HIMA BISDIG FEB UNM Kunjungi BI Sulsel Lewat Company Visit Analytica Journey 2.0
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HIMA BISDIG), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar melaksanakan...
Makassar23 September 2026 20:43
Kalla 10K 2026 Gandeng PASI, 4.500 Pelari Siap Ramaikan Pantai Losari
SULSELSATU.com,cMAKASSAR – Kalla 10K 2026 siap digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, pada 10–11 Oktober 2026 mendatang. Sebanyak 4.500 pese...
Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...