Logo Sulselsatu

Bukan Kota Wisata Seperti Dijanjikan Danny, Tokoh Pemuda Sebut Masyarakat Lutra Butuh Hal Ini

Redaksi
Redaksi

Jumat, 15 November 2024 13:14

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tokoh Muda Luwu Utara, Bahtiar Manadjeng, tanggapi janji Calon Gubernur Sulsel nomor urut 01, Moh Ramdhan Danny Pomanto yang ingin menjadikan Luwu Utara (Lutra) sebagai kota wisata sungai. Terlebih karena janji itu dianggap salah satu solusi agar sungai-sungai yang ada di sana tidak jadi malapetaka.

Batti sapannya, mengaku tidak sepakat dengan hal tersebut. Menurutnya, janji itu tidak relevan dengan kondisi dan persoalan yang dihadapi Kabupaten Lutra saat ini.

“Mestinya DP (Danny Pomato) melihat lebih detail problem utama, kegiatan ekonomi masyarakat dan kebutuhan masyarakat Luwu Utara terkait keberadaan beberapa DAS (Daerah Aliran Sungai) di Lutra,” ujarnya dalam keterangannya ke media, Jumat (15/11/2024).

Baca Juga : Presiden Prabowo Lantik Sudirman-Fatmawati Sebagai Gubernur dan Wagub Sulsel 2025-2030

Batti menyebut, terdapat tiga sungai besar di Lutra yaitu Sungai Rongkong, Sungai Masamba dan Sungai Baliase yang selama ini menjadi pemicu banjirnya puluhan Desa di 4 Kecamatan di Luwu Utara, yakni Kecamatan Baebunta Selatan, Kecamatan Sabbang, Kecamatan Malangke dan Kecamatan Malangke Barat. Banjir berbulan-bulan dan telah berlangsung selama bertahun-tahun.

“Masyarakat Lutra membutuhkan penanganan banjir secara kontinyu dan terintegrasi. Banjir terjadi karena terjadinya pendangkalan permukaan sungai dan jebolnya beberapa tanggul sungai sehingga menyebabkan meluapnya aliran sungai ke area pertanian, pekebunan, peternakan, perikanan hingga perkampungan,” sebutnya.

Oleh karena itu, menurut Batti, masyarakat sebenarnya lebih membutuhkan pembangunan bendungan di hulu sungai untuk kebutuhan irigasi pertanian. Jika bendungan diwujudkan, maka dampaknya dua arah.

Baca Juga : Pleno KPU: Andalan Hati Resmi Ditetapkan Gubernur dan Wagub Sulsel Terpilih

“Pertama, mengurangi resiko banjir karena aliran air dari hulu (gunung) ke hilir (pesisir) bisa dikelolah masuk ke jaringan irigasi pertanian. Kedua, dengan adanya bendungan ini maka akan menambah luas lahan dan luas tanam padi, yang akan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani,” tegasnya.

Dengan bendungan, sambung dia, Lutra akan bebas dari banjir yang sekaligus akan mendorong Lutra lebih sejahtera. Sebab, jika pendapatan petani meningkat, maka tingkat kesejahteraan daerah akan meningkat pula.

“Pembangunan bendungan ini tentu saja wajib diikuti dengan normalisasi sungai melalui pengerukan dasar sungai beberapa titik yang mengalami pendangkalan dan perbaikan dan pembangunan tanggul-tanggul di beberapa titik sisi sungai yang dibutuhkan,” tandasnya.

Baca Juga : KPU Sulsel Gelar Pleno Penetapan Andalan Hati Sebagai Gubernur dan Wagub Terpilih

Lebih jauh, ditegaskan Mantan Presiden BEM Pertanian Unhas ini, masyarakat membutuhkan solusi penanganan sungai di Lutra untuk mendorong kegiatan ekonomi disektor pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan daripada mendorong sungai sebagai kawasan wisata.

“Kenapa demikian? Karena Luwu Utara merupakan kawasan agraris yang masyarakatnya sebahagian besar sebagai petani, peternak dan petambak,” tegasnya.

“Air sungai Lutra lebih dibutuhkan sebagai sumber air irigasi dibanding sebagai objek wisata. Dengan irigasi, masyakarat lebih cepat sejahterah,” pungkas Presidium KAHMI Sulsel ini.

Baca Juga : MK Tolak Gugatan Pilgub Sulsel, Jubir Andalan Hati Ajak Semua Pihak Bersatu

Diketahui, janji untuk menjadikan Lutra sebagai kota wisata sungai disampaikan Danny saat melakukan kampanye melakukan safari politik di Kelurahan Marobo, Kecamatan Sabbang, Luwu Utara, pada Senin 4 November 2024 lalu.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga05 Oktober 2026 05:50
Superco Superteam Juara, Taklukkan SSB Banjar Nusantara Kaltim 1-0
Tim Superco Superteam keluar sebagai juara Superco Superfest 2026 setelah mengalahkan SSB Banjar Nusantara asal Kalimantan Timur dengan skor 1-0 pada ...
Olahraga04 Oktober 2026 18:24
Khong Guan Perluas Pembinaan Pemain Sepak Bola Usia Dini ke Indonesia Timur
Khong Guan melalui program Khong Guan Superco Supercamp Superfest 2026 memperluas pembinaan talenta sepak bola usia dini hingga Indonesia Timur....
News04 Oktober 2026 17:44
Kalla Beton Suplai Ready Mix Pembangunan Masjid di Sepaku
Kalla Beton mendukung pembangunan Masjid Miftahul Firdaus di Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, me...
Lifestyle04 Oktober 2026 09:37
60 Motor Adu Kreativitas di Yamaha CustoMAXi Makassar, Perebutkan Total Hadiah Rp47 Juta
Yamaha CustoMAXi kembali hadir di Kota Makassar dengan konsep modifikasi yang semakin beragam. Tahun ini, Yamaha menambah kategori kompetisi sekaligus...