Logo Sulselsatu

Namanya Masuk Bursa Calon Ketum PPP, Ini Respon Amir Uskara

Asrul
Asrul

Senin, 16 Desember 2024 11:22

Wakil Ketua Umum DPP PPP HM Amir Uskara bersama Ketua DPR RI Puan Maharani saat hadir di acara puncak Harlah PPP di Makassar. Ist
Wakil Ketua Umum DPP PPP HM Amir Uskara bersama Ketua DPR RI Puan Maharani saat hadir di acara puncak Harlah PPP di Makassar. Ist

SULSELSATU.com, JAKARTA – Nama Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), HM Amir Uskara, kembali mencuat sebagai salah satu kandidat Ketua Umum menjelang pelaksanaan Muktamar PPP yang diputuskan akan digelar usai Idulfitri 2025. Dukungan dari sejumlah daerah mulai terlihat, namun Amir Uskara merespons dengan hati-hati.

“Banyak kader daerah yang meminta saya maju di Muktamar, tetapi ini sifatnya personal, belum ada pembahasan formal,” ujar Amir Senin (16/12/2024).

Mukernas II PPP menghasilkan tiga keputusan penting. Pertama, Muktamar akan dilaksanakan setelah Idulfitri. Kedua, waktu dan tempat Muktamar diserahkan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Baca Juga : PPP Makassar Pastikan Dukungan 100 Persen ke Ilham Fauzi di Muswil

Ketiga, pencalonan Ketua Umum harus memenuhi syarat sesuai Anggaran Dasar (AD), yaitu pernah menjabat sebagai pengurus DPP minimal satu periode.

Meski sejumlah nama besar seperti mantan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman disebut-sebut di luar forum, Amir menegaskan bahwa Mukernas kali ini tidak membahas nama calon secara khusus.

“Mukernas tidak menyebut nama-nama calon. Semua tetap mengikuti mekanisme yang diatur dalam AD/ART partai,” tegas Amir.

Baca Juga : Muswil PPP Sulsel, Imam Fauzan Buktikan Anak Muda Mampu Pimpin Partai

Mukernas sempat diwarnai insiden keributan antara dua kader, yaitu Ketua DPP PPP Bidang OKK Idy Muzayyad dan Wakil Sekjen Rapih Herdiansyah.

Ketegangan terjadi ketika Idy menyampaikan interupsi, namun ditahan oleh Satgas PPP. Rapih kemudian mendatangi Idy untuk menegur, hingga adu argumen pun tak terhindarkan.

Amir menganggap insiden tersebut sebagai hal wajar dalam forum besar seperti Mukernas.

Baca Juga : Imam Fauzan Pamit sebagai Ketua DPW PPP Sulsel di Acara Zikir dan Doa Bersama

“Biasalah, dalam forum sebesar ini pasti ada protes dan perbedaan pendapat. Namun, semuanya sudah selesai,” ujarnya.

Keputusan strategis yang dihasilkan dalam Mukernas menjadi langkah awal bagi PPP untuk menghadapi Muktamar. Dengan aturan pencalonan Ketua Umum yang lebih ketat, partai berupaya memastikan regenerasi kepemimpinan berjalan solid dan sesuai mekanisme.

Amir Uskara pun menekankan pentingnya menjaga konsolidasi partai menjelang Muktamar, terutama dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Baca Juga : Jelang Muswil PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi Bicara Arah dan Masa Depan Partai

“Kami optimistis Muktamar mendatang akan menghasilkan kepemimpinan yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan politik di 2025 dan seterusnya,” tutup Amir.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Kesehatan02 Februari 2026 11:45
Hari Gizi Nasional 2026, Asmo Sulsel Edukasi Gizi Baik untuk Balita dan Ibu Hamil
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mendukung kesehatan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi Gizi Baik untuk Balita dan Ibu Hami...
Sulsel02 Februari 2026 11:23
PWI Kota Parepare Bekali Humas Pemerintah dan BUMN/BUMD Lewat Workshop Jurnalistik
SULSELSATU.com, PAREPARE – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Parepare menggelar Workshop Jurnalistik Kehumasan di Auditorium BJ Habibie, S...
News02 Februari 2026 11:20
Asmo Sulsel Tandai Peluncuran All New Honda Vario 125 dengan Vario Night Ride di Kendari
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel), selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon, menggela...
Politik02 Februari 2026 09:49
Usai Rakernas, PSI Wajibkan Tiap Kader Rekrut 500 Anggota Baru Sambut Pemilu 2029
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Melalui Rapat Kerja Nasional (R...