Logo Sulselsatu

Pemprov Sulsel Belum Bayar DBH, Pemkot Makassar Terancam Evaluasi Program hingga Pegawai Laskar Pelangi

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Jumat, 27 Desember 2024 13:51

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar harus menghadapi dampak serius akibat Dana Bagi Hasil (DBH) yang belum sepenuhnya disalurkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan.

Hingga saat ini, DBH baru dibayarkan untuk empat pertama, dengan rata-rata penerimaan Rp30 miliar per bulan.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyatakan bahwa situasi ini bisa berdampak pada kelangsungan berbagai program kerja, termasuk keberadaan 7.000 Laskar Pelayanan Publik Berintegritas atau Laskar Pelangi.

Baca Juga : Puluhan Tahun PSU Belum Diserahkan, Pemkot Makassar Ultimatum Pihak PT GMTD

“Kalau rata-rata Rp30 miliar berarti Rp250 miliar belum terbayarkan. Itu akan mengancam 7.000 Laskar Pelangi, bisa dievaluasi kalau tidak ada kepastian,” ungkapnya, Jumat (27/12/2024).

Danny, sapaan akrabnya, juga mengungkapkan bahwa meskipun ada rencana pembayaran tambahan hingga Juni, sebagian besar DBH tahun ini akan menjadi piutang yang baru akan dilunasi pada tahun 2025.

“Yang jelas, itu hak kami yang sudah masuk dalam neraca. Kalau itu tidak terbayarkan, sekali lagi 7.000 Laskar Pelangi terancam dievaluasi,” tegasnya.

Baca Juga : Jembatan Kembar Barombong Disiapkan, Pemkot Makassar Rampungkan Urusan Lahan

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Zulkifli Nanda, menjelaskan bahwa DBH merupakan salah satu pendapatan utama dalam struktur keuangan Pemkot Makassar.

Kata dia, DBH merupakan bagian penting dari pendapatan transfer yang sudah direncanakan untuk belanja selama satu tahun penuh. Namun, realisasinya hingga kini baru diterima untuk periode Januari hingga April.

“Kalau untuk urusan DBH, itu masuk dalam pendapatan transfer. Tahun 2024 ini kami masukkan sebagai pendapatan satu tahun. Nah, masalahnya ini baru dibayarkan sampai dengan bulan April. Kemudian kita dijanjikan dibayarkan sampai dengan bulan Juni. Sisanya untuk tahun depan akan menjadi piutang,” ungkapnya.

Baca Juga : Komitmen Taat Bayar Pajak, Claro Makassar Raih Penghargaan Tax Award 2025

Zulkifli juga menyoroti dampaknya pada program belanja dan kegiatan pemerintah. Kondisi ini memaksa Pemkot Makassar untuk mengevaluasi berbagai program kerja.

“Kalau pendapatan tidak terbayarkan, kita harus merasionalisasi beberapa program dan kegiatan, karena menurunnya pendapatan,” jelaanya.

“Ini akan menjadi catatan buat kami dari tiap OPD untuk mengevaluasi lagi kegiatan dan program karena pendapatan yang kita masukkan untuk satu tahun ini kan termasuk DBH. Artinya, kalau tidak terbayarkan, kita akan mengevaluasi lagi tergantung pada Bapak Wali Kota,” tambah Zulkifli.

Baca Juga : Munafri Bahas Kerjasama dengan Yokohama, Kawasaki, iForcom dan Nippon Koei Urban Space

Dia menambahkan bahwa rasionalisasi program dapat mencakup berbagai sektor, termasuk tenaga kontrak Laskar Pelangi. “Ini tanggapan dari Bapak Wali Kota, pasti beberapa program kegiatan yang kita kurangi. Kalau sesuai dengan pimpinan, katakan misalnya di tenaga kontrak, ya bisa jadi seperti itu, yang jelas ada pengurangan,” kata Zulkifli.

Hingga saat ini, Pemkot Makassar masih menunggu janji pembayaran DBH hingga Juni. Koordinasi masih terus dilakukan dengan Pemprov Sulsel terkait pembayaran DBH. Namun, Zulkifli menyebut belum ada kepastian lebih lanjut mengenai pelunasan DBH yang tersisa.

“Pembayaran DBH ini baru sampai di bulan April. Kita dijanjikan sampai bulan Juni. Nanti sisanya jadi piutang di tahun depan akan dilunasi. Kita tetap koordinasi, baru-baru ini kita lakukan koordinasi. Kita dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi mengenai belanja dan APBD kita tahun 2025, kita tetap koordinasi DBH ini, pungkasnya.(*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....
Pendidikan28 Januari 2026 17:32
SD Islam Athirah 2 Gelar Trial Class, Diikuti 79 Anak TK
SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga sukses menggelar kegiatan Trial Class yang melibatkan siswa dari TK Amaliyah BLKI, TK Negeri Manggala, dan TK Islam At...