Logo Sulselsatu

Polemik PDSS 142 SMA-SMK di Sulsel, DPRD Minta Investigasi

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 11 Februari 2025 15:12

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Polemik Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang tidak terfinalisasi di 141 SMA-SMK di Sulawesi Selatan (Sulsel) menuai sorotan DPRD Sulsel. Inspektorat hingga Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel diminta untuk menginvestigasi dan memberikan sanksi kepada pihak yang bertanggung jawab.

Finalisasi PDSS merupakan syarat untuk siswa bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). Sementara, banyak sekolah yang tidak sempat menyelesaikan finalisasi hingga batas waktu yang ditentukan.

Olehnya DPRD Sulsel mengajak unsur yang terkait untuk rapat dengar pendapat (RDP) di Kantor DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (10/2/2025). Namun dalam RDP ini hanya dihadiri Disdik Sulsel serta 3 sekolah yakni SMAN 17, SMKN 2, dan SMKN 7 Makassar.

Baca Juga : PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur

Anggota Komisi E DPRD Sulsel Yeni Rahman mengatakan ada sejumlah kesepakatan yang disepakati dalam RDP tersebut. Salah satunya meminta Inspektorat dan Disdik Sulsel untuk menginvestigasi masalah ini.

“Kita rekomendasikan dilakukan investigasi terkait masalah yang timbul karena apa, kita mau tahu, dikaji semuanya oleh Inspektorat,” ujar Yeni Rahman dikutip detikSulsel usai RDP.

Yeni berharap seluruh sekolah diinvestigasi terkait kelalaian dalam menuntaskan finalisasi PDSS. Menurutnya masalah ini menjadi tanda tanya sebab sekolah-sekolah lain bisa menuntaskan finalisasi PDSS.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat

“Tadi masih tiga sekolah, tapi kita berharap semua sekolah yang bermasalah diinvestigasi. Tadi sekolah bermasalah yang hadir SMAN 17 Makassar, SMK 2 dan SMK 7. Tapi kita berharap semua diinvestigasi yang 141 sekolah yang sempat gagal finalisasi PDSS kemarin. Karena pertanyaan besarnya kenapa sekolah lain bisa, sekolah ini tidak bisa,” katanya.

“Kalau SMA 17 memang sudah bagus, sudah finalisasi, tapi yang dua ini SMK 2 dan SMK 7 belum finalisasi, ada pembicaraan lebih teknis untuk dicarikan solusinya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Yeni mengatakan akibat kelalaian pihak sekolah dalam menginput data ke PDSS menyebabkan ribuan siswa akhirnya tidak berkesempatan untuk ikut SNBP. Kejadian ini ditegaskannya harus menjadi peringatan agar sekolah tidak menganggap sepele nasib para siswa berprestasi.

Baca Juga : Reses Ketua DPRD Sulsel Cicu di Pasar Terong, Warga Minta Solusi Banjir dan Pengaman Kanal

“Yang diinvestigasi sekolah secara menyeluruh seperti apa masalah sebenarnya. Kami menilai harus ada konsekuensi dari kejadian ini supaya menjadi warning keras ke depan pihak sekolah tidak main-main. Betul-betul dia seriusi karena pertaruhannya nasib anak-anak berprestasi,” tegas Yeni.

Yeni juga mengaku kasihan lantaran para siswa sudah mempersiapkan diri sejak kelas X atau kelas 1. Namun, asa mereka justru tiba-tiba dikandaskan hanya karena kelalaian pihak sekolah.

“Mereka sudah serius mempersiapkan diri sejak kelas 1 kemudian di akhir dimentahkan hanya karena sebuah kelalaian. Jadi persoalan memaklumi dan memaafkan pastilah kita maafkan segala salahnya tetapi harus ada konsekuensi,” tegasnya lagi.

Baca Juga : Andre Prasetyo Tanta Janji Kawal Aspirasi Warga Mangkura soal Posyandu dan Trotoar

Pihaknya juga menekankan pentingnya transparansi dalam penginputan nilai siswa tersebut. Legislator PKS ini mendorong penginputan dilakukan sistematis agar tidak memunculkan kecurigaan.

“Kalau manual, banyak orang menduga bisa saja terjadi rekayasa nilai, kita tidak menuduh yah, asumsi saja. Makanya kita minta diaudit investigasi. Saya mengusulkan semua ini tersistem,” jelasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...
Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...