Logo Sulselsatu

IUMS Serukan Aksi Militer dan Boikot Global terhadap Israel dalam Fatwa Terbaru

Asrul
Asrul

Selasa, 08 April 2025 20:05

Sekolah Islam Athirah melakukan aksi bela Palestina. Foto: Istimewa
Sekolah Islam Athirah melakukan aksi bela Palestina. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com – Sekelompok ulama terkemuka dari Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS) mengeluarkan fatwa langka yang menyerukan jihad melawan Israel sebagai bentuk perlawanan terhadap agresi yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Fatwa ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal IUMS, Ali Al-Qaradaghi, dalam pernyataan resmi pada Jumat (4/4/2025).

Fatwa tersebut menyoroti ketidakmampuan negara-negara Arab dan Muslim dalam menghentikan genosida yang dilakukan Israel, dan menyebutnya sebagai “kejahatan besar menurut hukum Islam.”

Baca Juga : Dubes Palestina Kunjungi Gubernur Sulsel, Jalin Kerja Sama Pendidikan untuk Anak Korban Konflik

“Yang terjadi di Gaza saat ini adalah bencana kemanusiaan besar. Maka menjadi kewajiban bagi umat Islam untuk turun tangan secara militer, ekonomi, dan politik guna menghentikannya,” ujar Qaradaghi.

Selain itu, fatwa juga mendorong boikot terhadap perusahaan dan negara yang mendukung Israel, serta menyerukan penyatuan faksi-faksi Palestina dan umat Islam dunia dalam menghadapi situasi ini. Qaradaghi juga menegaskan pentingnya doa Qunut Nazilah dalam setiap salat sebagai bentuk solidaritas spiritual bagi Gaza.

IUMS, yang berbasis di Doha dan memiliki pengaruh kuat di kalangan Muslim Sunni, sebelumnya dipimpin oleh Yusuf Al-Qaradawi dan dikenal luas sebagai poros utama dalam jaringan ulama internasional yang aktif dalam isu-isu geopolitik dunia Islam.

Baca Juga : Presiden Palestina Mahmoud Abbas Kecam Usulan Relokasi Warga Gaza

Fatwa ini menuai perhatian besar karena dikeluarkan di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap Israel terkait operasi militernya yang memakan banyak korban sipil di Gaza, termasuk tenaga medis dan anak-anak.

Dalam dokumen sepanjang 100 halaman lebih, Qaradaghi bersama 14 ulama lainnya menyampaikan 15 poin utama seruan, di antaranya:

1. Jihad Melawan Israel: Diserukan sebagai kewajiban individu (fardhu ain) bagi umat Islam yang mampu, terutama bagi negara-negara sekitar seperti Mesir, Yordania, dan Lebanon.
2. Larangan Dukungan kepada Israel: Termasuk larangan menjual senjata, menyediakan jalur transportasi, dan dukungan logistik lainnya.
3. Pemutusan Pasokan Energi dan Bahan Pokok: Menyediakan minyak, gas, makanan atau air bagi Israel dinyatakan sebagai dosa besar, bahkan dianggap murtad jika dilakukan dengan maksud melemahkan perlawanan Palestina.
4. Pembentukan Aliansi Militer Negara Muslim: Didesak untuk menjaga kehormatan dan tanah Palestina.
5. Peninjauan Ulang Perjanjian dengan Israel: Negara-negara Muslim diminta mengevaluasi perjanjian kerja sama mereka dengan Israel.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News29 September 2026 19:02
PJM Dukung Penyesuaian SOP Pemanduan Kapal di Perairan Kijang
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) mendukung penyesuaian Standar Operasional Prosedur (SOP) Pemanduan Kapal di Perairan Wajib Pandu Kelas II Kijang....
Bisnis29 September 2026 17:44
Bukit Baruga Pertahankan Ruang Terbuka Hijau untuk Kenyamanan Penghuni
Bukit Baruga mempertahankan ruang terbuka hijau (RTH) sebagai bagian dari lingkungan kawasan hunian untuk mendukung aktivitas dan kualitas hidup pengh...
Makassar29 September 2026 15:34
Sampah Jadi Pakan, Pemkot Makassar dan Unhas Bangun Ekosistem Maggot-Ayam Alope
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, membuka ruang kolaborasi dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam pengembangan pengolaha...
News29 September 2026 15:24
Asmo Sulsel Gaungkan Safety Riding di Makassar Bikers Day Fest 2026
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengajak komunitas sepeda motor menjadi teladan dalam menerapkan keselamatan berkendara melalui edukasi saf...