Logo Sulselsatu

Legislator NasDem Jufri Pabe Soroti Program Iuran Sampah Gratis Pemkot Makassar

Asrul
Asrul

Minggu, 18 Mei 2025 09:26

Dua anggota DPRD Makassar Fraksi NasDem Andi Odhika (kiri) dan Jufri Pabe (kanan). Foto/SS
Dua anggota DPRD Makassar Fraksi NasDem Andi Odhika (kiri) dan Jufri Pabe (kanan). Foto/SS

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi NasDem, Jufri Pabe, mengkritik pelaksanaan program iuran gratis yang menjadi salah satu janji kampanye Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. Menurutnya, implementasi di lapangan masih jauh dari ekspektasi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Jufri usai mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Rapat Konsolidasi internal Partai NasDem Sulsel yang digelar di Hotel Four Points, Makassar, Sabtu (17/5/2025).

“Program iuran sampah gratis ini dulunya dijanjikan tanpa syarat. Tapi sekarang tiba-tiba muncul sistem cluster yang membingungkan masyarakat. Ini belum pernah dibahas secara tuntas di DPRD,” ujar Jufri kepada wartawan.

Baca Juga : PDIP Dorong APBD Perubahan Makassar Lebih Berpihak pada Warga

Sebagai anggota Komisi C DPRD Makassar, Jufri mengungkapkan bahwa dalam reses terakhir yang ia gelar pada Maret 2025, banyak warga menyampaikan keluhan terkait kebijakan tersebut. Ia menyayangkan adanya ketidaksesuaian antara janji kampanye dan implementasi di lapangan.

Menurutnya, program yang seharusnya menjadi bentuk keringanan bagi masyarakat justru menimbulkan kebingungan baru. Ia menilai perlu adanya evaluasi mendalam serta keterlibatan legislatif dalam membahas dan mengawasi kebijakan tersebut.

“Ini harus jadi perhatian. Keluhan masyarakat itu nyata dan tidak bisa diabaikan. Kami akan mendorong pembahasan di DPRD agar program ini sesuai dengan janji awal dan benar-benar memberi manfaat,” tegasnya.

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

Program iuran gratis, termasuk untuk pengangkutan sampah, merupakan salah satu program unggulan pasangan Munafri-Aliyah saat berkampanye.

Namun penerapan sistem berbasis cluster yang tidak dijelaskan sejak awal menuai kritik karena dianggap tidak transparan dan tidak sesuai dengan semangat awal kampanye.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....