Logo Sulselsatu

Ismail Bachtiar Soroti Minimnya Transparansi dalam Pembentukan Koperasi Merah Putih

Asrul
Asrul

Selasa, 27 Mei 2025 11:48

Anggota DPR RI Fraksi PKS Ismail Bachtiar (kanan). Ist
Anggota DPR RI Fraksi PKS Ismail Bachtiar (kanan). Ist

SULSELSATU.com, JAKARTA – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II, Ismail Bachtiar, melayangkan kritik terhadap pelaksanaan program Koperasi Merah Putih yang dinilainya masih jauh dari prinsip partisipatif dan transparansi.

Dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi, pada Senin (26/5/2025), Ismail menyoroti fakta bahwa pembentukan koperasi di sejumlah daerah dilakukan tanpa melibatkan masyarakat secara aktif.

“Di lapangan, informasi soal pembentukan Koperasi Merah Putih masih simpang siur. Bahkan, kami temui ada yang hanya menyerahkan daftar nama tanpa proses musyawarah sama sekali,” ungkapnya.

Baca Juga : Ismail Bachtiar Tekankan Pesan Presiden PKS Agar Kader Fokus pada Pengabdian

Ia mengungkapkan bahwa di beberapa wilayah, struktur koperasi ditetapkan secara sepihak.

“Ada kejadian yang kami temukan, hanya kepala desa dan Tuhan yang tahu. Tiba-tiba muncul nama ketua, sekretaris, dan bendahara tanpa sepengetahuan warga,” tegas Ismail.

Politisi dari Fraksi PKS itu mendorong agar Kementerian Koperasi tidak hanya terfokus pada penyuluhan yang digelar di hotel, melainkan lebih aktif turun ke masyarakat untuk memastikan program berjalan dengan benar.

Baca Juga : Tarif Mahal dan Layanan Stagnan, Telkom Dikecam DPR dalam RDP

Lebih lanjut, Ismail mengusulkan agar peran perguruan tinggi dan lembaga pendidikan koperasi dihidupkan kembali sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan koperasi secara berkelanjutan.

“Dulu ada Akademi Koperasi di Makassar, dan masih ada beberapa lainnya di bawah koperasi yang kini seolah dilupakan. Padahal kita butuh sarjana koperasi yang bisa mengawal program-program Presiden Prabowo ke depan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya inklusi sosial dalam struktur koperasi, khususnya dengan melibatkan kelompok ibu-ibu Majelis Taklim yang selama ini kerap tertinggal dalam alur informasi.

Baca Juga : Terang yang Dinanti, Perjuangan Ismail Bachtiar Menjawab Aspirasi dari Pegunungan Sinjai

“Informasi masih kurang berputar di kalangan mereka. Padahal, potensi mereka besar jika diberdayakan dalam koperasi. Ini perlu menjadi perhatian,” pungkas Ismail.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...