Logo Sulselsatu

JK Ajak Lulusan Baru Jadi Pencipta Kerja: Jangan Semua Ke Kota, Bangun Desa!

Asrul
Asrul

Selasa, 03 Juni 2025 13:29

Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla bersama Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa. Ist
Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla bersama Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menyampaikan pesan tajam kepada para lulusan baru universitas: jangan hanya mencari pekerjaan, tapi ciptakan lapangan kerja sendiri.

Dalam orasi ilmiahnya di Wisuda Universitas Hasanuddin (Unhas) tahun akademik 2024-2025, JK menegaskan bahwa dunia kerja saat ini bukanlah medan yang mudah.

“Saat ini cari kerja susah. Maka alternatif utama adalah menciptakan pekerjaan—berwirausaha, menjadi pengusaha kecil, mengembangkan pertanian, perkebunan, dan sektor lainnya,” kata JK di Baruga Andi Pangeran Pettarani, Selasa (3/6/2025).

Baca Juga : Tanggapi Seruan Aksi Dukungan untuk Jusuf Kalla, KALLA: Agar Semua Pihak Menahan Diri

JK menyoroti realitas pahit yang dihadapi para lulusan: persaingan ketat dan terbatasnya lapangan kerja. Ia bahkan mengutip fakta terbaru—job fair di Bekasi diserbu belasan ribu pencari kerja hanya untuk ratusan posisi.

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu juga menekankan pentingnya peran anak muda dalam membangun daerah asal. Ia mendorong lulusan perguruan tinggi untuk kembali ke desa dan menjadi motor penggerak pembangunan.

“Jangan semua menumpuk di kota. Kembali ke daerah, majukan kampung halaman. Di sanalah ada banyak peluang,” ujarnya.

Baca Juga : Memantau Lahan di Jalan Metro Tanjung Bunga, JK: Tanah Ini Dibeli 30 Tahun Lalu

Menurut JK, kampus di Indonesia saat ini sudah memberikan pendidikan yang jauh lebih baik, tetapi realitas setelah wisuda menuntut ketangguhan.

“Sekolahnya baik, tapi dunia nyatanya sulit,” ucapnya lugas.

JK tak hanya bicara soal tantangan ekonomi, tapi juga kaitannya dengan persoalan sosial. Ia menyinggung soal maraknya premanisme yang menurutnya muncul karena tingginya angka pengangguran.

Baca Juga : Unhas Tembus Top 1.000 QS WUR 2026, Prof Sumbangan: Peringkat Global Harus Diiringi Manfaat Nyata

“Kenapa jadi preman? Karena tidak ada kerjaan, tapi tetap butuh hidup. Maka mereka cari jalan pintas. Jangan lihat premannya saja, lihat kenapa dia jadi preman,” jelas JK.

Ia menambahkan bahwa solusi penanganan premanisme tak bisa hanya dengan pendekatan hukum. Negara harus hadir lewat penyediaan lapangan kerja dan kesempatan ekonomi yang merata.

Pesan JK pada akhirnya menggambarkan tantangan besar lulusan hari ini: dunia kerja yang sempit dan kenyataan sosial yang kompleks. Tapi ia optimistis, dengan semangat wirausaha dan keberanian untuk kembali ke akar—ke desa—anak muda Indonesia bisa jadi agen perubahan.

Baca Juga : Orasi Ilmiah di Milad Unismuh ke-62, Rektor Unhas Dorong Transformasi Pendidikan Berbasis Inovasi dan Nilai Islam

“Jangan hanya jadi pencari kerja, tapi jadilah pencipta kerja. Bangun desamu, bangun negerimu,” tutup JK.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News25 Juni 2026 20:08
LAZ Hadji Kalla Sunat Gratis 188 Anak Duafa di Buton Tengah
Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla kembali menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu melalui program Sirkumsisi Sehat....
Makassar25 Juni 2026 19:51
Buka Dies Natalis ke-65 UNM, Prof Farida Patittingi Tegaskan Inovasi Kampus Harus Berdampak Nyata
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Dr. Farida Patittingi, secara resmi membuka rangkaian peringatan Dies Nat...
Bisnis25 Juni 2026 18:53
Asmo Sulsel Dekatkan Produk Honda ke Anak Muda Lewat Pameran di Kafe
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menggelar rangkaian pameran sepeda motor Honda di sejumlah kafe di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat...
News25 Juni 2026 18:19
Pelindo Gandeng Kejati Maluku Kawal Proyek Terminal Penumpang Pelabuhan Ambon
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 bersama Kejaksaan Tinggi Maluku memperkuat sinergi dalam penguatan tata kelola dan kepastian hukum guna me...