Logo Sulselsatu

DPRD Makassar Panggil Direksi PDAM, Dugaan Penyimpangan Dana Cadangan Jadi Sorotan

Asrul
Asrul

Kamis, 12 Juni 2025 17:22

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar akan memanggil jajaran Direksi Perumda Air Minum (PDAM) Makassar untuk menjalani agenda monitoring dan evaluasi (monev) dalam waktu dekat.

Pemanggilan ini menyusul mencuatnya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana cadangan di tubuh perusahaan milik daerah tersebut.

Anggota Komisi B DPRD Makassar, Basdir, menegaskan bahwa meskipun belum ada laporan resmi yang disampaikan ke DPRD, pihaknya tetap menjalankan fungsi pengawasan sebagaimana mandat kelembagaan.

Baca Juga : Legislator PDIP Tenri Uji Soroti Kebijakan Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Barombong

“Laporan dari PDAM memang belum masuk ke DPRD, tapi sebagai lembaga pengawas kami harus memastikan seluruh kebijakan direksi berjalan sesuai regulasi,” ujar Basdir di Gedung DPRD Makassar, Kamis (12/6/2025).

Menurut Basdir, isu utama yang akan dibahas dalam monev mendatang adalah pengelolaan keuangan perusahaan, terutama keberadaan dana cadangan yang kini tengah menjadi perhatian publik. DPRD akan meminta klarifikasi terbuka dari manajemen PDAM mengenai posisi dana tersebut.

Sementara itu, mantan Direktur Utama PDAM Makassar, Beni Iskandar, telah lebih dulu memberikan klarifikasi di hadapan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan terkait dugaan penyimpangan dana cadangan.

Baca Juga : Legislator PDIP Udin Malik Dorong Kesadaran Arsip Vital di Makassar saat Lakukan Pengawasan

Dalam keterangannya, Beni menegaskan bahwa dana cadangan senilai Rp14 miliar masih tersimpan di bank dan tidak mengalami pengurangan sebagaimana yang ramai diberitakan.

“Dananya ada di bank, bukan Rp24 miliar seperti yang disebut-sebut,” ungkap Beni.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama masa jabatannya, kas perusahaan justru mengalami peningkatan signifikan, dari Rp25 miliar menjadi Rp44 miliar. Menurutnya, situasi ini jauh lebih baik dibandingkan kondisi sebelumnya yang mencatat pengeluaran dana kas hingga Rp110 miliar dari total Rp132 miliar.

Baca Juga : Dewan Desak Pemkot Makassar Tak Tanggung Beban Fasum-Fasos GMTD yang Belum Diserahkan

Beni turut menyoroti kerja sama Payment Point Online (PPO) dengan BTN yang, menurutnya, sudah ada sebelum ia menjabat. Namun, saat itu belum tersedia dana cadangan yang cukup. Ia mengaku mengambil langkah addendum untuk memenuhi tanggung jawab keuangan PDAM dan menjaga kelangsungan kerja sama.

“Perjanjian PPO itu dibuat sebelum saya masuk, tapi belum ada dana cadangan. Saya yang penuhi agar PDAM tidak bermasalah secara hukum,” jelasnya.

Selain itu, Beni juga mengungkap adanya dugaan kejanggalan transaksi di masa sebelumnya. Ia menyebut, pernah terjadi pembayaran ke vendor sebesar Rp315 juta yang dilakukan atas nama pribadi, bukan melalui rekening resmi perusahaan, serta tidak tercatat dalam laporan keuangan PDAM.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan16 Juni 2026 16:05
PLN UIP Sulawesi Dukung Pendidikan Inklusif Bagi Anak Disabilitas di SLB Negeri 1 Sidrap
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memberikan dukungan kepada SLB Negeri 1 Sidrap melalui penyediaan sarana pembelajaran edukatif ...
Bisnis16 Juni 2026 14:04
Trafik Penumpang Naik 10,2 Persen, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif hingga Mei 2026
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 bersama anak usaha Pelindo mencatat kinerja operasional yang positif sepanjang Januari hingga Mei 2026....
Sulsel16 Juni 2026 13:52
PLN UIP Sulawesi Edukasi Antikorupsi di SLBN 1 Sidrap, Tanamkan Budaya Integritas Sejak Dini
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menggelar penyuluhan antikorupsi di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Sidrap. Kegiatan ini ber...
Hukum16 Juni 2026 12:30
Pelatihan ARKAS “Passirikia BOS” Disdik Takalar Diduga Labrak Permendikdasmen No 8 2025
SULSELSATU com, TAKALAR – Pelaksanaan pelatihan ARKAS bertajuk “Passirikia BOS” yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar pada tah...