SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, memberikan apresiasi tinggi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, MBG tak hanya menjadi solusi gizi untuk anak-anak, tetapi juga merupakan kebijakan strategis yang menggerakkan roda ekonomi masyarakat dari bawah.
“Ini bukan semata soal makan bergizi, tapi bagaimana negara menghidupkan partisipasi rakyat dalam pembangunan. Dari ibu rumah tangga, petani, UMKM, hingga komunitas lokal, semua bisa terlibat dalam ekosistem MBG,” ujar Tamsil saat menyampaikan materi Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di kawasan BTP, Kota Makassar, Minggu (29/6/2025).
Ia menyebut, pendekatan MBG yang memadukan aspek produksi, distribusi, dan pembiayaan berbasis komunitas adalah cerminan model pembangunan partisipatif yang inklusif.
Baca Juga : Tamsil Linrung Ingatkan Asta Cita Harus Dirasakan Langsung oleh Daerah
“Kita menyehatkan generasi muda sekaligus membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi keluarga, dan membangun sistem pangan lokal yang tangguh,” katanya.
Dalam konteks empat pilar kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—Tamsil menekankan bahwa nilai-nilai dasar bangsa harus hadir secara konkret dalam setiap kebijakan publik.
Program MBG, lanjutnya, menjadi contoh bagaimana sila keadilan sosial diterjemahkan dalam bentuk nyata.
Baca Juga : Kawal Program Prabowo di Sulsel, Tamsil Linrung Buka Posko Pengaduan
“Pancasila bukan hanya slogan. Ketika negara memberi akses gizi yang merata dan memberdayakan ekonomi rakyat, di situlah keadilan sosial benar-benar dijalankan,” tegas senator asal Sulawesi Selatan itu.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan, terutama ibu rumah tangga. Mereka terlibat aktif dalam sesi dialog seputar pelaksanaan MBG, potensi ekonomi lokal, hingga peran perempuan dalam menjaga ketahanan keluarga dan pangan.
Tamsil juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan agar program seperti MBG tidak hanya menjadi proyek musiman, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.
Baca Juga : Utang PEN Hantui Pemda, Tamsil Linrung Desak Solusi Fiskal untuk Daerah
“Dibutuhkan komitmen lintas sektor agar inisiatif seperti ini benar-benar menjawab kebutuhan rakyat secara jangka panjang,” tutupnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar