Logo Sulselsatu

PPP Sambut Baik Putusan MK Pisahkan Pemilu Nasional dan Daerah, Dinilai Untungkan Politik Daerah

Asrul
Asrul

Minggu, 29 Juni 2025 22:03

Ketua Umum dan Sekjen DPP PPP Muhamad Mardiono-Imam Fauzan. Foto/SS
Ketua Umum dan Sekjen DPP PPP Muhamad Mardiono-Imam Fauzan. Foto/SS

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, menyatakan dukungannya terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa pemilu serentak secara konstitusional harus dipisahkan antara Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah mulai 2029 mendatang.

Mardiono menilai keputusan tersebut sebagai langkah konstitusional yang harus dihormati oleh seluruh pihak.

“Kami menyambut baik putusan MK. Sebagai warga negara, kita harus taat pada hukum dan keputusan ini bersifat final dan mengikat. Ini menjadi tantangan sekaligus harapan baru bagi PPP,” ujarnya kepada wartawan saat berada di Makassar Sabtu (28/6/2025).

Baca Juga : PPP Makassar Pastikan Dukungan 100 Persen ke Ilham Fauzi di Muswil

Menurutnya, pemisahan pemilu akan memberi ruang bagi partai untuk lebih fokus melakukan kerja-kerja politik secara optimal, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Ketika pemilu nasional berlangsung, kita bisa konsentrasi penuh di pusat. Begitu pula saat pemilu daerah, kita bisa fokus membangun kekuatan politik lokal,” jelasnya.

Namun Mardiono tak menampik adanya konsekuensi finansial dari kebijakan ini.

Baca Juga : Muswil PPP Sulsel, Imam Fauzan Buktikan Anak Muda Mampu Pimpin Partai

“Tentu ada sisi kurangnya juga. Biayanya bisa lebih mahal karena dilakukan dua kali. Tapi dari sisi strategi dan efektivitas kerja politik, ini bisa menguntungkan PPP,” tambahnya.

Senada dengan Mardiono, Wakil Ketua Umum PPP Amir Uskara juga menilai keputusan MK membawa angin segar bagi dinamika politik daerah. Ia menyebut, pemisahan pemilu membuka peluang perpanjangan masa jabatan anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota hingga 2,5 tahun.

“Putusan MK ini membuka jalan bagi anggota DPRD untuk memperpanjang masa jabatannya. Selain itu, pemisahan pemilu memungkinkan daerah menjadi lebih mandiri dalam mengelola dinamika politiknya,” ujar Amir.

Baca Juga : Imam Fauzan Pamit sebagai Ketua DPW PPP Sulsel di Acara Zikir dan Doa Bersama

Ia menyoroti bahwa selama ini, kepentingan politik nasional kerap mendominasi dan menenggelamkan isu-isu lokal ketika pemilu digelar secara bersamaan.

“Dengan pilpres, pileg, dan pilkada digelar serentak, perhatian publik lebih banyak ke pilpres. Politik daerah jadi kehilangan momentum. Sekarang, panggung politik daerah akan berdiri sendiri,” katanya.

Amir optimistis pemisahan ini akan memberi keuntungan strategis bagi PPP dalam memperkuat basis elektoral di daerah.

Baca Juga : Jelang Muswil PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi Bicara Arah dan Masa Depan Partai

“PPP bisa lebih fokus memperjuangkan aspirasi lokal tanpa terganggu hiruk-pikuk nasional. Ini peluang yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” tegasnya.

Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa keserentakan pemilu yang konstitusional adalah dengan memisahkan Pemilu Nasional (DPR, DPD, presiden/wakil presiden) dan Pemilu Daerah (DPRD provinsi/kabupaten/kota serta kepala daerah). Putusan ini sekaligus mengakhiri model pemilu lima kotak yang selama ini berlaku.

MK menilai, pemisahan tersebut penting untuk mewujudkan pemilu yang lebih sederhana, efisien, dan mudah diakses oleh pemilih, serta meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar29 Januari 2026 17:43
Soal PSEL Makassar, Munafri: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa rencana Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tidak akan d...
Politik29 Januari 2026 16:33
Disaksikan Istri dan Anak, Kaesang Perkenalkan RMS Sebagai Kader PSI di Forum Rakernas Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep secara resmi memperkenalkan mantan Ketua DPW Partai NasDem...
Makassar29 Januari 2026 13:46
Wali Kota Makassar Minta RKPD 2027 Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal ...
Sulsel29 Januari 2026 09:36
Komitmen Jamin Kesehatan Masyarakat, Gowa Raih UHC Award Kategori Pratama 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Pratama pada Penerimaan Penghargaan UHC Award 2026 dira...