Logo Sulselsatu

Hari Keempat SPMB 2025 Dibuka, Pendaftar Menumpuk di Sekolah Favorit

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 03 Juli 2025 20:00

Seleksi penerimaan murid baru 2025 Kota Makassar. Foto: Istimewa.
Seleksi penerimaan murid baru 2025 Kota Makassar. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com MAKASSAR – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Kota Makassar memasuki hari keempat dengan proses pendaftaran yang berlangsung lancar.

Setelah sempat terganggu oleh kendala teknis pada hari pertama akibat server overload, proses pada hari kedua dan ketiga berjalan tanpa hambatan berarti.

Para orang tua dan calon siswa kini lebih mudah mengunggah dokumen persyaratan secara daring.

Baca Juga : KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi

Meski demikian, pola lama kembali muncul: sekolah favorit dibanjiri pendaftar, sementara sejumlah sekolah lainnya justru kekurangan siswa.

Ketua Panitia SPMB Disdik Makassar Syarifuddin menyebut, situasi ini kerap terjadi setiap tahun, khususnya pada tahap jalur domisili.

“Hingga hari ketiga pendaftaran, beberapa sekolah sudah menerima jumlah pendaftar yang melebihi kapasitas,” ujar Syarifuddin, Kamis (3/7/2025).

Baca Juga : Makassar Jadi Pintu Distribusi Pangan, Munafri Dukung Pengendalian Inflasi Sulampua

Salah satu sekolah yang mengalami lonjakan pendaftar adalah SMP Negeri 30, yang sudah menerima 600 pendaftar. Padahal, kapasitasnya hanya 356 siswa untuk 11 rombongan belajar (rombel).

“Ini baru hari kedua dan masuk hari ketiga. Kalau kuotanya 356, yang mendaftar sudah 600. Berarti kuotanya pasti lebih,” jelasnya.

Sebaliknya, sekolah lain seperti SMP Negeri 49 di kawasan Kota justru masih sepi peminat. Dari kuota 95 kursi untuk jalur domisili kota, baru terisi 15 pendaftar.

Baca Juga : Pemkot Makassar Raih Terbaik I Jamsostek Award 2026

Ironisnya, pada jalur perbatasan, jumlah pendaftar mencapai 100 orang, jauh melebihi kuota hanya enam kursi.

Disdik Makassar pun menegaskan tidak akan menambah rombel untuk sekolah yang sudah melebihi kuota. Solusi yang ditempuh adalah mendistribusikan calon siswa ke sekolah yang masih kekurangan pendaftar.

“Kita tidak menambah rombel, tetapi mendistribusikan siswa yang tidak tertampung ke sekolah yang kuotanya masih kurang,” tegas Syarifuddin.

Baca Juga : Pemkot Makassar Siapkan Beasiswa Siswa Kurang Mampu SD dan SMP

Proses pendistribusian dilakukan dengan memanggil orang tua calon siswa secara langsung atau mengumumkan daftar sekolah yang masih memiliki kursi kosong.

Calon siswa tidak perlu mendaftar ulang karena data mereka telah terekam dalam sistem SPMB.

“Misalnya, siswa yang tidak tertampung di SMP 13 dapat diarahkan ke SMP 21 yang lokasinya berdekatan dan masih kekurangan tiga kelas,” ungkapnya.

Baca Juga : Wali Kota Appi Minta Guru Mahir Koding dan AI, Siapkan Generasi Unggul

“Begitu pula beberapa sekolah lain yang menjadi penyangga, seperti SMP 23, SMP 52, atau SMP 53,” tambah dia.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi31 Oktober 2026 21:20
OJK Kolaborasi DPR RI Edukasi Keuangan Masyarakat Maros
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Anggota Komisi XI DPR RI Andi Yuliani Paris mengedukasi masyarakat Kabupaten ...
News31 Oktober 2026 19:10
Dilanda El Nino, Mesin Air Konversi LPG Hijaukan Sawah Petani
Sakir Daeng Sewang (62) baru saja pulang dari Agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) di kampung tetangga, Rabu 28 Oktober 2026, pagi. Di dek motor tuanya,...
News31 Oktober 2026 13:41
Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa
PT Vale Indonesia Tbk membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa melalui sosiali...
News31 Oktober 2026 12:58
Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Kerja Sama Maritim
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membahas penguatan kerja sama untuk meningkatkan laya...