SULSELSATU.com, MAKASSAR – Jelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Hanura Sulawesi Selatan, mekanisme pemilihan Ketua DPD mulai dipaparkan secara terbuka. Anggota Komite Pengarah Musda, Safaruddin Ahmad, menjelaskan bahwa sistem pemilihan telah disusun dengan memperhatikan asas demokrasi internal partai, namun tetap mengedepankan kendali pusat.
Dalam Musda nanti, akan ada total 27 suara yang diperebutkan oleh para calon. Rinciannya terdiri dari 24 suara Ketua DPC kabupaten/kota se-Sulsel, satu suara dari DPD, satu dari Dewan Pengarah atau Penasehat, dan satu suara dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Kalau DPP hanya memberikan rekomendasi untuk satu calon, maka otomatis calon tersebut ditetapkan secara aklamasi. Tapi kalau ada dua atau lebih yang direkomendasikan, maka akan dilakukan pemilihan melalui voting,” jelas Safaruddin, Senin (21/7/2025).
Baca Juga : Hanura Sulsel Rampungkan Pelantikan, Andi Muhammad Agendakan Keliling Daerah Gelar Muscab
Dalam skema voting, calon dengan perolehan suara terbanyak dari 27 suara itulah yang nantinya akan ditetapkan sebagai Ketua Formatur, dan berhak menyusun kepengurusan baru DPD Hanura Sulsel.
Terkait persyaratan pencalonan, Safaruddin menyebut bahwa secara administratif syaratnya tergolong ringan. Cukup melampirkan ijazah minimal SMA serta surat keterangan berkelakuan baik. Namun, satu hal yang bersifat mutlak adalah rekomendasi dari DPP. Tanpa rekomendasi tersebut, calon tidak bisa melaju ke tahap pemilihan, sekalipun seluruh dokumen administratif telah lengkap.
“Rekomendasi DPP adalah kunci. Kami hanya menyampaikan nama-nama ke pusat. Setelah itu, mereka bisa melakukan komunikasi langsung dengan DPP, termasuk dengan Ketua Umum. Ini bagian dari proses demokrasi yang tetap terkendali,” tegasnya.
Baca Juga : Dilantik OSO, Andi Muhammad Kembali Percayakan Hendra Hartono Sekretaris Hanura Sulsel
Musda DPD Hanura Sulsel sendiri dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli mendatang di Makassar. Seluruh mata kader kini tertuju pada siapa saja yang akan mendapat restu dari DPP untuk bersaing memperebutkan kursi Ketua DPD periode berikutnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar