Logo Sulselsatu

Nilai Pancasila Ditekankan Sejak Dini, Meity Rahmatia Ajak Masyarakat Kelola Keberagaman

Asrul
Asrul

Rabu, 23 Juli 2025 12:19

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ratusan peserta memadati Ballroom Hotel Four Point by Sheraton Makassar pada Rabu (23/7/2025) untuk mengikuti Sosialisasi Penguatan Ideologi Pancasila.

Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan akademisi terkemuka, di antaranya Anggota DPR RI Fraksi PKS Meity Rahmatia, Direktur Pengkajian Kebijakan Pembinaan Ideologi Pancasila Prof. Dr. Muhammad Sabri, Guru Besar UIN Alauddin Makassar Prof. Firdaus Muhammad, dan dosen Universitas Hasanuddin Dr. Lukman Irwan.

Dalam paparannya, Meity Rahmatia menegaskan bahwa Pancasila lahir dari nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dan harus menjadi pedoman moral bangsa di tengah keberagaman.

Baca Juga : Meity Rahmatia Desak Pemerintah Permudah Pendaftaran Hak Cipta UMKM

“Negara kita ini sangat beragam, baik suku, agama, maupun ras. Kalau keberagaman ini tidak dikelola dengan baik, tentu bisa menimbulkan perpecahan. Karena itu, merawat nilai-nilai Pancasila menjadi kewajiban kita semua,” ujarnya.

Meity juga menyoroti pentingnya pendidikan Pancasila sejak usia dini sebagai bekal masa depan generasi muda.

“Saya sedih jika nilai-nilai Pancasila tidak dikenalkan sejak dini kepada anak-anak kita. Begitu pula ajaran agama, harus lebih dulu ditanamkan agar menjadi benteng moral di masa mendatang,” tegasnya.

Baca Juga : Meity Rahmatia Apresiasi Langkah Cepat Pemerintah Dirikan Koperasi, Tapi Ingatkan Soal Tujuan Nyata

Prof. Dr. Muhammad Sabri mengapresiasi kehadiran Meity sebagai tokoh perempuan Sulsel di kancah nasional.

“Kita di Sulsel ini miskin tokoh perempuan yang tampil di tingkat nasional. Kehadiran Bu Meity menjadi warna tersendiri dalam dunia politik,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Pancasila memiliki dua dimensi: sebagai rumusan dan tradisi yang hidup di tengah masyarakat.

Baca Juga : Meity Rahmatia Dorong Ekonomi Kerakyatan Lewat Sosialisasi Empat Pilar MPR di Sulsel

“Nilai-nilai Pancasila tidak boleh dipertentangkan dengan agama, ras, atau budaya,” tambahnya.

Senada, Prof. Firdaus Muhammad menegaskan peran agama dalam menghidupkan nilai Pancasila.

“Indonesia adalah negara beragama. Kita bersyukur punya Soekarno yang menjahit keberagaman menjadi satu melalui Pancasila. Agama tidak hanya ada di sila pertama, tapi menjiwai seluruh nilai Pancasila. Yang berbahaya adalah gerakan yang mencoba membenturkan agama dengan Pancasila,” ujarnya.

Baca Juga : Lapas Kelebihan Penghuni, Meity Rahmatia Dukung Langkah Program Amnesti Narapidana

Acara ini berlangsung hangat dan interaktif dengan kehadiran ratusan ibu-ibu yang antusias menyimak setiap sesi diskusi.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....
Pendidikan28 Januari 2026 17:32
SD Islam Athirah 2 Gelar Trial Class, Diikuti 79 Anak TK
SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga sukses menggelar kegiatan Trial Class yang melibatkan siswa dari TK Amaliyah BLKI, TK Negeri Manggala, dan TK Islam At...