Logo Sulselsatu

RS UIN Alauddin Resmi Dibuka, Jadi Rumah Sakit Pendidikan Berbasis Islam Pertama di Kawasan Timur Indonesia

Asrul
Asrul

Kamis, 24 Juli 2025 17:24

Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar didampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Prof Hamdan Juhannis meresmikan penggunaan RS UIN Alauddin Makassar di jalan Sultan Alauddin pada Kamis (24/7/2025). Foto/SS
Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar didampingi Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Prof Hamdan Juhannis meresmikan penggunaan RS UIN Alauddin Makassar di jalan Sultan Alauddin pada Kamis (24/7/2025). Foto/SS

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Rumah Sakit Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar secara resmi mulai beroperasi dan melayani masyarakat umum pada Kamis, 24 Juli 2025. Peresmian ini menjadi tonggak bersejarah, menandai kehadiran rumah sakit pertama di Indonesia yang didirikan langsung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Tak hanya berfungsi sebagai fasilitas kesehatan, RS UIN Alauddin juga mengusung konsep rumah sakit pendidikan yang mengintegrasikan layanan medis modern dengan nilai-nilai keislaman. Konsep ini diyakini sebagai yang pertama di kawasan Indonesia Timur.

Rektor UIN Alauddin, Prof. Hamdan Juhanis, menyampaikan bahwa keunggulan rumah sakit ini terletak pada pendekatan holistik terhadap penyembuhan pasien, dengan menggabungkan sisi medis dan spiritual.

Baca Juga : Bantah Beri Dukungan ke Kasus Bupati Gowa, Ini Pernyataan Resmi UIN Alauddin

“Ciri khas kami adalah perpaduan layanan kesehatan berbasis ilmu kedokteran modern dengan pendekatan spiritual Islami. Rumah sakit ini hadir bukan hanya untuk menyembuhkan tubuh, tetapi juga menyentuh dimensi batiniah pasien,” ungkapnya.

Berlokasi strategis di antara jalur selatan dan utara Kota Makassar, RS UIN Alauddin berdiri megah dengan sembilan lantai dan lebih dari 200 kamar rawat inap. Aksesibilitas yang mudah, termasuk dari jalan tol, menjadi salah satu nilai tambah rumah sakit ini.

“Dari arah utara, keluar tol langsung tiba di rumah sakit ini. Letaknya sangat strategis dan siap melayani siapa saja dari berbagai kalangan,” tambah Prof. Hamdan.

Baca Juga : Latansa Bimbel dan KKN UINAM 78 Hadirkan Semarak Pekan Raya Anak Sholeh di Luwu

Ia juga menggarisbawahi bahwa rumah sakit ini merupakan hasil kerja panjang lintas generasi, termasuk kontribusi dari para rektor terdahulu seperti Prof. Qadir Gassing dan Prof. Musafir Pababbari.

“Ini adalah warisan besar dari para pendahulu, dan hari ini kita menyaksikan hasilnya mulai melayani umat,” ujar Prof. Hamdan, yang juga dikenal sebagai penulis buku Melawan Takdir.

Turut hadir dalam acara grand opening, Menteri Agama RI Prof. Nasaruddin Umar menyatakan bahwa RS UIN Alauddin akan menjadi model nasional rumah sakit berbasis nilai-nilai agama yang akan direplikasi ke berbagai daerah.

Baca Juga : Menag Nasarudin Umar Ajak MA IPNU Jawab Tantangan Kebangsaan

“Ini rumah sakit pertama milik Kementerian Agama, dan kami berharap ini menjadi prototipe untuk rumah sakit lain di seluruh Indonesia. Target kami, rumah sakit ini menjadi yang terbaik di Sulawesi Selatan,” katanya.

Lebih dari sekadar layanan kesehatan, kawasan rumah sakit ini juga dirancang sebagai pusat pendidikan dan riset, dengan keberadaan Fakultas Kedokteran UIN, masjid, dan hotel sebagai bagian dari ekosistem pendukung.

“Kita ingin dari sini lahir tokoh-tokoh kedokteran Muslim seperti Ibnu Sina. Doa akan menjadi bagian dari proses penyembuhan, menyatukan ilmu kedokteran dan spiritualitas Islam,” lanjut Prof. Nasaruddin.

Baca Juga : Dosen Unismuh Makassar Angkat Maqashid Syariah dalam Disertasi Doktoral di UIN Alauddin

Ia pun mengajak seluruh civitas akademika UIN, mahasiswa, dan dosen untuk menjadikan rumah sakit ini sebagai wadah pembelajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Menteri Nasaruddin juga menegaskan bahwa rumah sakit ini terbuka bagi semua kalangan, tanpa memandang latar belakang agama atau afiliasi institusi.

“Rumah sakit ini untuk semua. Kita mengikuti regulasi dari Kementerian Kesehatan. Ini bukan milik umat Islam saja, tapi milik bangsa,” tegasnya.

Baca Juga : UKM LIMA UIN Alauddin Gelar Pelatihan Jurnalistik, Cetak Jurnalis Muda Berkarakter

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, untuk bersinergi menjaga serta mengembangkan rumah sakit ini demi mewujudkan layanan kesehatan yang menyentuh baik aspek jasmani maupun rohani.

“Kesehatan bukan hanya soal fisik, tapi juga ketenangan jiwa. Ini sejalan dengan visi nasional untuk menghadirkan kesejahteraan lahir dan batin bagi rakyat Indonesia,” tutupnya.

Dalam peresmian turut dihadiri Walikota-wakil walikota Makassar Munafri Arifuddin Aliyah Mustika Ilham, Gubernur-wakil gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi bersama sejumlah pejabat lainnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News09 September 2026 20:15
KKPR Tiga Proyek Terbit, PLN UIP Sulawesi Lanjutkan Pembebasan Lahan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mencatat kemajuan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan setelah Kesesuaian Kegiatan...
Video09 September 2026 19:53
VIDEO: Sengketa Lahan 33 Hektare di Makassar Kembali Memanas
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sengketa lahan seluas 33 hektare di kawasan Jalan Ujung Bori, Manggala, Makassar, Rabu (9/9/2026). Dua kelompok warga ter...
Metropolitan09 September 2026 18:16
Warga Antre Berjam-jam di SPBU, Polda Sulsel Selidiki Dugaan Mafia BBM
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Antrean panjang terjadi di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga membuat warga harus menun...
OPD09 September 2026 18:11
DPRD Makassar Usul Pengisian BBM Truk Diatur Malam Hari untuk Kurangi Kemacetan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar mengatur jadwal pengisian bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraan t...