SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi, mengungkapkan hingga saat ini para legislator belum memiliki kantor setelah peristiwa kebakaran yang melanda Gedung DPRD Makassar pada Jumat (28/8/2025).
“Kami sekarang belum punya kantor sama sekali. Proses administrasi terpaksa dipecah ke beberapa titik. Namun, kami masih berharap rencana PUPR segera terealisasi agar tugas legislasi bisa berjalan normal kembali,” kata Ray, Minggu (7/9/2025).
Sebagai solusi sementara, Sekretariat DPRD tengah menjajaki sejumlah lokasi alternatif yang dapat difungsikan sebagai kantor sementara.
Baca Juga : Erick Horas Apresiasi Pelaksanaan Pilket RT/RW yang Dinilai Demokratis
Ray menegaskan, kebutuhan mendesak bukan hanya ruang kerja, tetapi juga ruang rapat paripurna, ruang komisi, dan ruang serbaguna untuk menunjang fungsi utama DPRD.
Meski mengalami keterbatasan fasilitas, Ray memastikan agenda dewan tetap berjalan. Ia mencontohkan, APBD Perubahan berhasil diketuk melalui rapat daring agar belanja daerah tidak terhambat.
“Ke depan, kami masih punya agenda sosialisasi perda dan kegiatan lain yang melekat pada fungsi DPRD,” ujarnya.
Baca Juga : Sosper Perda Pajak Makassar, Andi Tenri Uji Minta Warga Lebih Disiplin Bayar Pajak
Di sisi lain, poltisi Demokrat ini menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah kota dan dukungan masyarakat, termasuk saat pelaksanaan salat gaib bagi para korban insiden kebakaran.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama mendoakan korban. Keharmonisan antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat tetap terjaga,” tutupnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar