Logo Sulselsatu

Terpilih Aklamasi di Muktamar X PPP, Mardiono: Keinginan Mayoritas Pemilik Suara

Asrul
Asrul

Minggu, 28 September 2025 07:51

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Muhamad Mardiono resmi terpilih sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2025–2030 melalui aklamasi dalam Muktamar X PPP yang digelar di Hotel Mercure, Jakarta, Sabtu (27/9/2029) malam.

Pengumuman aklamasi itu disampaikan langsung dalam sidang pleno muktamar setelah mayoritas pemilik suara menyetujui langkah percepatan proses pemilihan untuk menghindari kegaduhan yang sempat terjadi di arena muktamar.

“Alhamdulillah malam hari ini kita telah menyelesaikan sesi inti Muktamar X. Sejak awal kita sudah membaca potensi keriuhan, karena itu sebagaimana diatur dalam pasal 11 AD/ART, proses bisa dipercepat. Keputusan aklamasi ini adalah jalan penyelamatan dalam kondisi darurat,” ujar Mardiono dalam konferensi pers.

Baca Juga : Struktur Rampung, Ilham Ari Fauzi Serahkan SK 13 Ketua DPC PPP

Mardiono didampingi Steering Committee Amir Uskara dan Ermalena, Organizing Committee Arya Permana Graha, serta 30 Ketua DPW PPP. Ia menegaskan bahwa keputusan aklamasi diambil secara sah sesuai konstitusi partai, meski diwarnai insiden kericuhan.

“Saya menyayangkan terjadinya keributan yang menimbulkan korban, beberapa kader kami harus dirawat di rumah sakit dengan luka di bagian kepala dan bibir. Tentu ini akan berlanjut pada proses hukum, karena jalan demokrasi tidak boleh dicederai dengan tindakan inkonstitusional,” katanya.

Mardiono menekankan, sejak berdiri tahun 1973, PPP memiliki tradisi dan aturan dasar yang konsisten mengawal setiap muktamar. Menurutnya, proses panjang melalui pembentukan OC hingga SC sudah sesuai mekanisme konstitusional. Namun, ia menuding ada pihak yang ingin memaksakan kehendak demi kepentingan tertentu.

Baca Juga : Usai Lantik Pengurus Baru, Mardiono Langsung Pasang Target Ambisius untuk PPP Sulsel

“Partai PPP ini punya AD/ART yang kuat. Karena ada gangguan, pimpinan sidang bersama OC mengambil langkah cepat, dan itu dibenarkan aturan. Keputusan aklamasi ini didukung hampir 80 persen peserta muktamar yang merupakan pemilik suara sah,” tegasnya.

Menariknya, Mardiono menuturkan bahwa dirinya sejak awal tidak pernah mendeklarasikan pencalonan ataupun membentuk tim sukses. Dukungan, kata dia, datang dari mayoritas DPW dan DPC melalui forum resmi seperti Mukerwil dan Rapimwil.

“Sejak beberapa bulan terakhir, daerah-daerah mendorong saya melanjutkan kepemimpinan. Saya selalu jawab, sebagai kader dan pelayan partai, kalau memang dibutuhkan, saya siap. Tapi saya tidak pernah membentuk tim sukses atau mendeklarasikan pencalonan. Ternyata mayoritas menginginkan saya, terima kasih,” ungkapnya.

Baca Juga : Dari Doa Orang Tua hingga Takdir, Kisah Ilham Ari Fauzi Resmi Nakhodai PPP Sulsel

Mardiono juga menegaskan bahwa PPP adalah partai kader, sehingga kepemimpinan harus lahir dari proses internal. Ia menolak upaya pihak luar yang mencoba mengambil alih.

“Setiap organisasi, bahkan rumah tangga sekalipun, punya aturan. Kalau ada orang luar tiba-tiba masuk dan memaksakan diri, tentu tidak dibenarkan. PPP ini partai kader, bukan tempat orang asing tiba-tiba datang dan langsung memimpin,” ucapnya.

Meski sesi inti muktamar telah selesai, Mardiono menyampaikan bahwa agenda masih berlanjut.

Baca Juga : Pelantikan DPW PPP Sulsel Akan Dirangkaikan Penyerahan 21 SK Ketua DPC se-Sulawesi Selatan

“Dua hari ke depan ada penyusunan struktur kepengurusan. Senin nanti, tanggal 29, muktamar akan resmi ditutup,” tutupnya.

Sementara itu, Amir Uskara SC Muktamar menyampaikan selamat atas terpilihnya Mardiono sebagai Ketua Umum DPP PPP yang didukung mayoritas pemilik suara.

Amir menyampaikan memang ada dinamika yang tinggi dalam forum Muktamar X, bahkan sampai ada tindakan adu fisik sesama kader.

Baca Juga : Pengurus DPW PPP Sulsel Dilantik Mardiono 20 Juni, Ilham Ari Fauzi Siapkan Kejutan

“Tetapi dalam pasal 11 di rancangan tatib itu, pemilihan ketua umum harus dihadiri secara fisik peserta Muktamar, setelah saya bacakan dan kesepakatan seluruh peserta Muktamar dan setuju sehingga ketok palu Pak Mardiono aklamasi,” jelas Amir.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar24 Agustus 2026 15:31
PHRI Bersama IHGMA Sulsel Galang Rp30,35 Juta untuk Korban Gempa NTT
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel bersama Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Sulsel menggalang donasi untuk kor...
News24 Agustus 2026 15:05
Vale Food Festival Libatkan 150 UMKM, Perkuat Ekonomi Lokal di Kolaka
Sebanyak 150 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dilibatkan dalam Vale Food Festival yang digelar PT Vale Indonesia Tbk melalui Indon...
Sulsel24 Agustus 2026 12:15
Asmo Sulsel Touring Merah Putih Bersama Dealer dan Finance Company di Pinrang
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) sebagai main dealer sepeda motor Honda bersama jaringan dealer di Kabupaten Pinrang dan sejumlah rekanan fi...
News23 Agustus 2026 20:39
PT Vale dan Pemkab Kolaka Perbaiki 6 Rumah, Beri Hunian Layak dan Akses Kesehatan Warga
PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kodim 1412/Kolaka memperbaiki enam rumah warga di Kecamatan Baula....