Logo Sulselsatu

Gelar BEKS 2025, BI Sulsel Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Ekonomi Syariah dan Produk Halal

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 01 Oktober 2025 16:47

Pembukaan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah 2025 di Kantor BI Sulsel. Foto: Istimewa.
Pembukaan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah 2025 di Kantor BI Sulsel. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel rmembuka secara resmi Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) dengan tema Memperkuat Ekosistem Ekonomi dan Keuangan Syariah Sulawesi Selatan yang Kolaboratif, Inovatif, dan Inklusif.

Pembukaan berlangsung di Kantor BI Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Rabu (1/10/2025).

Kepala BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, tahun ini BEKS masuk tahun kedua. BEKS diselenggarakan sampai 31 Oktober 2025. Ada tiga kata kunci yang dihadirkan yaitu kolaboratif, inovatif, dan inklusif.

Baca Juga : 22 UMKM REWAKO Binaan BI Sulsel Jajaki Peluang Ekspor di Trade Expo Indonesia 2026

“Selama sebulan penuh semua akan bersinergi melakukan penguatan eksyar. Meningkatkan produk halal, dan keuangan inklusif syariah, dan peningkatan kapasitas usaha syariah,” ujar Rizki dalam sambutannya.

Kami berharap, kegiatan dapat melibatkan masyarakat, melibatkan 16 pondok pesantren yang memasarkan produk santri.

Melalui sinergi kuat, BI berupaya mendorong literasi, inklusi dan pertumbuhan ekonomi syariah. Salah satu kegiatannya ada pekan ekonomi syariah saat Ramadan.

Baca Juga : BI Sulsel Bawa 11 UMKM Binaan Perluas Pasar di ISEF 2026

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang turut hadir menambahkan, kini sudah ada Rumah Pemotongan Hewan (RPH) halal di Makassar. Mendorong hadirnya Juleha (Juru Sembelih Halal) karena sangat penting memastikan hewan potobmng yang di makan halal.

“Kini ada standar yang akan diikuti. ASUH yaitu Aman, Sehat, Utuh, dan Halal,” kata Andi Sudirman.

Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI Ahmad Haikal Hasan yang juga hadir menjelaskan, Indonesia hanya menyumbang 3,5 persen untuk kontribusi halalnya. Sementara dunia memiliki Rp21 ribu triliun transaksi halal.

Baca Juga : Ekspedisi Rupiah Berdaulat Sasar Lima Pulau Sulsel, Bawa Rp25 Miliar Uang Tunai

“Nanti, pada Oktober 2026 semuanya akan dipastikan bersertifikasi halal. Hal ini sesuai Undang-undang 33 Tahun 2014 yang berbunyi bahwa semua yang diperjualbelikan daj diproduksi Indonesia wajib halal. Mulai dari makan minum hingga perlengkapan sehari seperti pakaian,” jelasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 Oktober 2026 15:11
BRI Peduli Dukung Gerai CERDAS PeKA, Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli mendukung kehadiran Gerai CERDAS PeKA di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, un...
News18 Oktober 2026 09:40
Sinyal Bahaya di Balik Panggilan Tak Dikenal
Penipuan digital dapat menyusup ke aktivitas sehari-hari, mulai dari transaksi usaha kecil hingga panggilan telepon yang tampak biasa. Di tengah ancam...
Metropolitan17 Oktober 2026 23:02
Waspada Penipuan Mencatut Nama Anggota DPRD Makassar Muchlis A Misbah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Beredar akun WhatsApp yang mengatasnamakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar H Muchlis A Mi...
Sulsel17 Oktober 2026 20:36
OJK Sulselbar Edukasi Warga Bone, Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memperkuat literasi keuangan masyarakat Kabupaten Bone untuk mendorong pe...