SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kota Makassar menunjukkan keseriusan penuh dalam mewujudkan kota yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan setelah Tim Validasi Kota Sehat Tingkat Nasional (Healthy City) menggelar Penilaian Lapangan pada Kamis, 2 Oktober 2025.
Kegiatan penilaian ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Bappeda Kota Makassar, H. Dahyal, S.Sos., M.Si., Wali Kota Makassar, Ketua Forum Kota Sehat, serta perwakilan dari Tim Juri Nasional. Sejumlah staf Bappeda Kota Makassar dan stakeholder terkait turut hadir, menandakan komitmen kolaboratif yang kuat.
Kepala Bappeda Kota Makassar, H. Dahyal, menegaskan bahwa penilaian ini merupakan momen krusial yang merefleksikan upaya kolektif seluruh elemen masyarakat dan pemerintah kota.
Baca Juga : Kepala Bappeda Makassar Dampingi Sekda Hadiri Rakor Sinkronisasi Program LPNK
“Penilaian ini adalah bagian dari upaya bersama kita dalam mewujudkan Kota Makassar yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar H. Dahyal.
Fokus utama dari kegiatan ini adalah meninjau implementasi program-program kesehatan dan kebersihan di berbagai sektor, serta memastikan bahwa upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat dilakukan secara merata dan terpadu.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor.
Baca Juga : Hari Sumpah Pemuda, Bappeda Makassar Ajak Pemuda Aktif Merencanakan Masa Depan Kota
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama kita dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kesehatan kota kita adalah tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah, swasta, hingga setiap individu,” tegasnya. (*)
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar