Logo Sulselsatu

Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo Apresiasi Polres Gowa Tutup Tambang Emas Ilegal

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Minggu, 05 Oktober 2025 20:25

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo memberi apresiasi Polres Gowa yang bergerak cepat menutup tambang emas ilegal di Desa Batumalonro, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa.

“Apa yang dilakukan Polres Gowa yang menertibkan tambang ilegal sangat tepat,” ujar Rudianto Lallo.

Rudianto Lallo menilai langkah Polres Gowa patut didukung, karena menunjukkan komitmen polisi dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya dari aktivitas pertambangan ilegal.

Baca Juga : Truk Langgar Jam Operasional di Gowa, Pemotor Jadi Korban hingga Kaki Hancur

“Langkah penertiban tambang ilegal patut diapresiasi dan dikawal bersama. Mereka yang memiliki kewenangan wajib bertanggung jawab menjaga kelestarian hutan dan lingkungan dari kerusakan akibat tambang ilegal,” kata Rudianto Lallo.

Menurut politisi Partai NasDem itu, keberadaan tambang ilegal hanya akan merugikan penerimaan negara dan menimbulkan kerusakan lingkungan.

Olehnya, Rudianto Lallo berharap penertiban tambang ilegal tidak hanya di Kabupaten Gowa, tapi diseluruh wilayah di Sulawesi Selatan. “Bukan hanya tambang emas, namun semua aktivitas penambangan termasuk Galian C yang beroperasi tanpa mengantongi izin, harus segera ditutup. Instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penyelamatan SDA akibat praktik ilegal di sektor pertambangan dan energi, merupakan gerakan moral yang harus kita kawal bersama,” jelasnya.

Baca Juga : Ada Dugaan Korupsi di Rehabilitasi Masjid Agung Syekh Yusuf, Polres Gowa Periksa Plt Kadis PUPR

Lebih jauh Rudianto Lallo mengatakan, tambang ilegal telah menjadi sumber kebocoran keuangan negara yang sangat besar. Bukan hanya itu, dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan pun sangat parah, dan telah menjadi pemicu utama terjadinya sejumlah bencana alam di berbagai wilayah di Indonesia. Bukan hanya kerusakan lingkungan, konflik sosial masyarakat juga kerap terjadi di sekitar lokasi tambang.

Sebelumnya, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Gowa bersama Tim Resmob Polres Gowa menggerebek lokasi tambang emas diduga beroperasi secara ilegal di Desa Batumalonro, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa.

Penggerebekan lokasi tambang emas yang diduga tidak mengantongi izin itu dipimpin langsung Kanit Resmob Polres Gowa, Ipda Andi Muhammad Alfian. “Saat di lokasi sudah tidak ada kegiatan lagi. Namun, kami menemukan beberapa alat yang diduga digunakan sebagai alat penambangan,” kata Alfian.

Baca Juga : Asmo Sulsel Bersama Polres Gowa Gelar Teguran Simpatik, Bagi Helm SNI kepada Pengendara

Dia bilang, lokasi menuju tambang tersebut berjarak sekitar 60,7 kilometer (Km) dari Kota Sungguminasa. Sehingga membutuhkan waktu sekira tiga jam menggunakan motor atau mobil, untuk tiba di lokasi tersebut.

“Tapi untuk sampai di tempat kejadian perkara (TKP), masih harus ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 5 kilometer atau sekitar satu jam,” ujarnya.

Saat tiba di lokasi, lanjut Alfian, tim gabungan tidak lagi menemukan aktivitas penambangan. Namun, sejumlah peralatan masih berada di area tambang. Aparat pun menyegel dan memasang garis polisi di lokasi tersebut.

Baca Juga : Asmo Sulsel Bersama Polres Gowa Edukasi Siswa SMAN 2 Gowa Pentingnya Keselamatan Berkendara

“Kami juga telah menyegel dan memasang garis polisi di lokasi tambang ilegal tersebut, kita juga menemukan dua titik tambang. Salah satunya berupa sumur manual diduga dipakai penambang untuk mengambil material dari dalam tanah,” bebernya.

Sumur itu, menurut Alfian, diduga digunakan untuk mengambil material kemudian diangkat dan dipisahkan antara tanah, batu dan pasir. “Tetapi, terdapat bongkahan batu diduga akan didulang untuk memisahkan kandungan emas,” ungkapnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar23 September 2026 20:43
Kalla 10K 2026 Gandeng PASI, 4.500 Pelari Siap Ramaikan Pantai Losari
SULSELSATU.com,cMAKASSAR – Kalla 10K 2026 siap digelar di Anjungan Pantai Losari, Makassar, pada 10–11 Oktober 2026 mendatang. Sebanyak 4.500 pese...
Politik23 September 2026 15:27
Isu Appi Pindah Partai Menguat, Demokrat Sulsel Pilih Tunggu Sikap Resmi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Partai Demokrat Sulawesi Selatan mulai membuka ruang bagi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di tengah m...
OPD23 September 2026 15:22
Andi Tenri Indah Desak Kepastian Gaji ASN Dinsos Sulsel hingga Akhir Tahun
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Persoalan kecukupan anggaran untuk pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Sela...
Makassar23 September 2026 15:04
Terima Purnabakti, Andi Syahrum Buka Ruang Kolaborasi untuk Perkuat PDAM Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan perwakilan purnabakti PDAM Makassar ...