SULSELSATU.com, MAKASSAR – Hingga 30 September 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar yang mencakup wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua telah melaksanakan 2.261 kegiatan edukasi keuangan.
Edukasi ini sebagai bagian dari mandat strategis dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Kepala OJK Sulselbar Moch Muchlasin mengatakan, pelaksanaan kegiatan tersebut mencakup sosialisasi, workshop, pendampingan tematik, serta program inklusi keuangan yang dirancang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah.
Baca Juga : Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
“Melalui berbagai kegiatan tersebut, sebanyak 2.225.891 peserta telah terfasilitasi, yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, perempuan, tenaga kerja di berbagai sektor, dan masyarakat umum,” ujar Muchlasin dalam rilis yang diterima beberapa waktu lalu.
Jumlah peserta tersebut berasal dari 112 kabupaten/kota di tiga gugus wilayah cakupan OJK Sulselbar.
Muchlasin menjelaskan, rangkaian edukasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kemampuan pengelolaan keuangan individu dan rumah tangga.
Baca Juga : Aset Perbankan Sulampua Tumbuh 4,26 Persen, Total Mencapai Rp572,44 Triliun
Ke depannya, lanjutnya, dapat mengurangi risiko penggunaan produk ilegal, serta mendorong partisipasi masyarakat terhadap sektor keuangan formal.
Bagi pelaku UMKM, edukasi juga dikembangkan dalam bentuk pelatihan kecakapan keuangan yang berorientasi pada peningkatan akses pembiayaan, perencanaan usaha, dan kemampuan menghadapi risiko, sehingga berdampak langsung pada penguatan ekonomi lokal.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar