Logo Sulselsatu

Gula Kelapa Kulon Progo Jogja Resmi Diakui Uni Eropa

Asrul
Asrul

Rabu, 29 Oktober 2025 22:31

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Gula Kelapa Kulon Progo Jogja dari Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta resmi memperoleh sertifikat pelindungan Indikasi Geografis Uni Eropa. Pengakuan ini menjadikannya produk keempat Indonesia yang diakui di Uni Eropa, setelah Kopi Arabika Gayo (Aceh), Lada Putih Muntok (Bangka Belitung), dan Garam Amed Bali (Bali).

Melalui penyerahan sertifikat pada kegiatan bertajuk “Honouring Heritage and Authenticity: A Celebration of Geographical Indications” yang diselenggarakan oleh Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia di Hotel Ayana, Jakarta.

Pengakuan ini menandai langkah penting dalam memperkuat daya saing produk lokal di pasar global serta memperkokoh posisi Indonesia dalam diplomasi ekonomi berbasis kekayaan intelektual.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Ketua Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Gula Kelapa Kulon Progo Jogja Suparyono menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Berbekal sertifikat tersebut, pihaknya siap meningkatkan pemasaran ke kancah global.

“Kami sudah melindungi Gula Kelapa Kulon Progo Jogja sejak tahun 2014 di tingkat nasional. Kini, dengan pengakuan dari Uni Eropa, kami ingin memperluas pasar ekspor secara retail setelah sebelumnya hanya menjual curah serta memperkuat posisi di pasar internasional,” ujarnya pada Senin, 27 Oktober 2025.

Menurutnya, pelindungan indikasi geografis berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di daerahnya, khususnya yang tergabung di dalam MPIG. Harga jual gula kelapa kini meningkat dari Rp18.000 ketika belum mendapatkan pelindungan, menjadi Rp24.000 per kilogram.

Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene

“Dengan adanya sertifikat indikasi geografis, kepastian harga dan pembayaran lebih terjamin. Kami juga terus menjaga kualitas melalui sistem Internal Control System (ICS) agar keaslian dan mutu produk tetap terjaga,” kata Suparyono.

Suparyono menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan pemerintah daerah. Dengan kemudahan yang dirasakan, ia mendorong daerah lain untuk segera memberikan pelindungan atas produk indikasi geografisnya.

“Peran DJKI sangat besar dalam memproses pendaftaran gula kelapa ini hingga ke Uni Eropa. Kami juga mendapat dukungan baik dari pemerintah Kulon Progo hingga provinsi DI Yogyakarta untuk pengembangan baik organisasi hingga produk kami. Kuncinya adalah konsistensi menjaga tradisi dan mutu. Kalau kita menjaga keaslian, peluang untuk diakui dunia akan terbuka lebar,” tegasnya.

Baca Juga : Audiensi Kemenkum Sulsel dan Kejati Sulsel Fokus Layanan Publik dan Notaris

Direktur Merek dan Indikasi Geografis Hermansyah Siregar menyebut, pengakuan ini menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara Indonesia dan Uni Eropa dalam memperkuat pelindungan kekayaan intelektual.

Hingga kini, Indonesia telah melindungi lebih dari 200 Indikasi Geografis, beberapa produk lainnya, seperti Kopi Arabika Flores Manggarai dan Kakao Berau, sedang dalam proses pendaftaran di Uni Eropa.

“Melalui kerja sama ini, kita tidak hanya melindungi produk, tetapi juga warisan budaya dan identitas lokal yang melekat pada setiap tetes Gula Kelapa Kulon Progo Jogja. Pelindungan indikasi geografis terbukti memberi nilai tambah ekonomi dan sosial bagi masyarakat, serta memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di tingkat global,” ungkap Hermansyah.

Baca Juga : Penyuluhan Hukum di SMPN 48 Makassar, Kemenkum Sulsel Ingatkan Risiko Medsos

Pengakuan Gula Kelapa Kulon Progo Jogja ini juga bertepatan dengan selesainya negosiasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Eropa (IEU CEPA) serta Perjanjian Perlindungan Investasi yang melindungi 72 IG Indonesia di seluruh negara anggota Uni Eropa dan 221 IG Uni Eropa di Indonesia.

Kesepakatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya, mendukung ekonomi pedesaan, serta memperkuat hubungan perdagangan bilateral.

“Langkah ini menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan ekonomi kreatif yang berakar pada keaslian dan keberlanjutan,” pungkas Hermansyah.

Baca Juga : Kakanwil Kemenkum Sulsel Temui Kapolda Sulsel, Bahas Sinergi Layanan Hukum

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan Andi Basmal turut menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, pengakuan Uni Eropa terhadap Gula Kelapa Kulon Progo Jogja menjadi bukti nyata bahwa produk-produk lokal Indonesia memiliki daya saing tinggi di tingkat global apabila dikelola dengan baik dan konsisten menjaga mutu serta keaslian.

“Keberhasilan Gula Kelapa Kulon Progo Jogja menembus pasar Uni Eropa membuktikan bahwa kekayaan intelektual berbasis potensi daerah dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan. Ini bukan hanya kemenangan bagi Yogyakarta, tetapi juga inspirasi bagi daerah lain, termasuk Sulawesi Selatan, untuk terus mendorong pelindungan dan promosi produk indikasi geografisnya,” ujar Andi Basmal dalam keterangannya, Rabu, (28/10/2025).

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video29 Januari 2026 22:38
VIDEO: Bahlil Lahadalia Resmi Dilantik sebagai Ketua Harian DEN
SULSELSATU.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi dilantik sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN)....
Makassar29 Januari 2026 20:23
13 Grup Tampil di iForte National Dance Competition Makassar, Mahasiswa Papua Kantongi Juara
iForte National Dance Competition (NDC) Inspirasi Diri sukses diikuti 13 grup penari dari berbagai daerah....
Makassar29 Januari 2026 17:43
Soal PSEL Makassar, Munafri: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa rencana Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tidak akan d...
Politik29 Januari 2026 16:33
Disaksikan Istri dan Anak, Kaesang Perkenalkan RMS Sebagai Kader PSI di Forum Rakernas Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep secara resmi memperkenalkan mantan Ketua DPW Partai NasDem...