Logo Sulselsatu

PT Vale Fasilitasi Warga Mengolah Ikan Sapu-sapu Jadi Lebih Bernilai

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 29 Oktober 2025 14:59

Pengunjung saat menikmati wisata Danau Matano sambil naik kayak (Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com)
Pengunjung saat menikmati wisata Danau Matano sambil naik kayak (Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ikan sapu-sapu kini banyak memenuhi Danau Matano. Populasi ikan sapu-sapu semakin banyak dan mengganggu ekosistem alami Danau Matano.

Melihat kondisi tersebut, PT Vale hadir memberikan bantuan berupa fasilitas dan pembinaan bagi warga untuk bisa mengolah ikan sapu-sapu menjadi sumber ekonomi baru.

Baca Juga : PT Vale Hidupkan Warisan Budaya Anyaman Teduhu, dari Luwu Timur ke Panggung Nasional

​Senior Manager PPM PMDM dan Strategi PT Vale Safaruddin menegaskan, target utama pengelolaan ini adalah menormalisasi kondisi Danau Matano.

Safaruddin memperkirakan sekitar 30 hingga 40 persen Danau Matano saat ini sudah dipenuhi ikan sapu-sapu.

Di sini, Vale berperan dalam pembinaan, pengadaan sarana dan prasarana (termasuk mesin), pembangunan lokasi produksi, hingga ke tahap pemasaran.

Baca Juga : Produksi Nikel PT Vale Naik 19 Persen pada Kuartal II 2026, Pendapatan Tembus US$290 Juta

“Pengelolaan ikan sapu-sapu menjadi produk turunan akan memberi manfaat bagi nelayan dan warga sekitar dari sisi ekonomi karena mengolah ikan tersebut menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat di sekitar,” kata Safaruddin.

Sementara itu, Jabir Wisuyadi selaku Sekretaris Pakan Inia mengatakan populasi ikan sapu-sapu kini lebih banyak ketimbang ikan endemik dan sangat mengganggu.

Mereka berinisiatif mengolah ikan tersebut menjadi tepung yang berprotein tinggi untuk bahan utama kue dan pakan ternak.

Baca Juga : VIDEO: Mengenal Politeknik Sorowako, Kampus Vokasi dengan Lulusan Teknik Berdaya Saing

​”Saat ini kami sementara progres. Kami bekerja sama dengan kampus Poliwako untuk membuat mesinnya. Nantinya kami ada lima mesin,” ujar Jabir.

Tidak hanya itu, PT Vale dalam komitmennya menjaga Danau Matano juga terlihat dari teknologi penjernihan air yang digunakan. Area operasional yang berdampingan dengan Danau Matano, PT Vale tidak main-main dalam melindungi ekosistem alaminya.

Dalam menjaga limpasan air tetap jernih dan tidak mencemari Danau Matao, PT Vale menggunakan teknologi Lamella Gravity Settler (LGS).

Baca Juga : Politeknik Sorowako Fokus Cetak Lulusan Siap Industri, Serapan Kerja Alumni Capai 85 Persen

LGS yang dimiliki PT Vale terintegrasi langsung dengan 100 lebih kolam sedimen di lokasi-lokasi penambangan. Infrastruktur itu berfungsi sebagai pemurnian air limpasan tambang sebelum menuju Danau Matano.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan04 Agustus 2026 14:21
Ketua RT Rappokalling Bagikan Rahasia Sukses Pilah Sampah, Warga Dapat Sembako dari Bank Sampah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua RT 002/RW 001, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Sri Rahmi Mahmud, SH., MH., membagikan pengalaman mener...
Metropolitan04 Agustus 2026 13:54
Pemilahan Sampah Sejak 2025, RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Berbasis Kolaborasi Warga
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Budaya memilah sampah di RT 04/RW 07 Cluster Berlian Permata, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, telah diterapk...
Metropolitan04 Agustus 2026 12:31
Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Makassar, Pakar: Bukan Lagi Imbauan, Melainkan Kewajiban Hukum
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemilahan sampah dari rumah tangga dinilai menjadi langkah paling mendasar untuk menyelamatkan Kota Makassar dari ancaman...
Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....