Logo Sulselsatu

Pemilihan RT/RW Rawan Gesekan, DPRD Dorong Hadirnya Pengawas Independen

Asrul
Asrul

Kamis, 13 November 2025 16:00

Sekretaris DPC PPP Makassar Rahmat Taqwa Qurais bertemu dengan dokter Udin dan Wakil Ketua DPRD Makassar Nurhaldin. Ist
Sekretaris DPC PPP Makassar Rahmat Taqwa Qurais bertemu dengan dokter Udin dan Wakil Ketua DPRD Makassar Nurhaldin. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPRD Kota Makassar kembali menyoroti persiapan pelaksanaan pemilihan RT/RW serentak yang akan digelar pada 3 Desember 2025.

Anggota Komisi A, Udin Saputra Malik, mendesak Pemerintah Kota Makassar segera membentuk badan pengawas independen untuk memastikan seluruh proses pemilihan berjalan bersih dan tidak memicu konflik di masyarakat.

Udin menilai, sistem pengawasan saat ini belum memadai. Ia menyebut banyak warga tidak memiliki kanal pelaporan yang jelas ketika menemukan dugaan pelanggaran di lapangan.

Baca Juga : Erick Horas Apresiasi Pelaksanaan Pilket RT/RW yang Dinilai Demokratis

“Harus ada lembaga khusus yang menerima laporan masyarakat, semacam Bawaslu versi pemilihan RT/RW. Badan pengawas ini penting agar setiap dugaan pelanggaran bisa diproses dan konflik bisa diredam sejak awal,” ujar politisi PDI Perjuangan itu, Rabu (12/11/2025).

Ia mengingatkan bahwa pemilihan di tingkat lingkungan sangat rentan dipengaruhi rivalitas personal maupun kepentingan kelompok tertentu. Tanpa pengawasan yang kuat, kata Udin, gesekan kecil bisa berubah menjadi konflik terbuka.

“Pemilihan di tingkat RT/RW itu sensitif karena semua orang saling kenal. Kalau ada sedikit saja intervensi atau tekanan politik, dampaknya bisa besar. Pemerintah harus hadir mencegah sebelum masalah muncul,” tegasnya.

Baca Juga : Sosper Perda Pajak Makassar, Andi Tenri Uji Minta Warga Lebih Disiplin Bayar Pajak

Udin juga menyoroti isu yang sempat mencuat terkait adanya oknum aparat kelurahan yang diduga mendorong calon tertentu. Ia menegaskan bahwa seluruh ASN wajib menjaga netralitas dan tidak menjadikan pemilihan RT/RW sebagai ajang kepentingan politik praktis.

“Kami dapat laporan bahwa ada lurah yang mengarahkan pilihan warga atau mengaitkan kemenangan calon tertentu sebagai indikator keberhasilan. Ini jelas tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Ia mendesak Pemkot Makassar agar segera merampungkan skema pembentukan badan pengawas independen sebelum pemilihan digelar. Menurutnya, langkah tersebut sangat krusial untuk menjaga integritas demokrasi di tingkat akar rumput sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

Baca Juga : Muchlis Misbah Sosialisasikan Perda Pembinaan Anjal Gepeng di Makassar

“Dengan pengawasan yang kuat dan proses yang transparan, pemilihan RT/RW bisa menjadi contoh demokrasi lokal yang lebih sehat dan berintegritas,” tutupnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....
Pendidikan28 Januari 2026 17:32
SD Islam Athirah 2 Gelar Trial Class, Diikuti 79 Anak TK
SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga sukses menggelar kegiatan Trial Class yang melibatkan siswa dari TK Amaliyah BLKI, TK Negeri Manggala, dan TK Islam At...