Logo Sulselsatu

Polres Jeneponto Resmi Gelar Operasi Zebra Pallawa 2025, Sasar 8 Pelanggaran

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Senin, 17 November 2025 21:55

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Satlantas Polres Jeneponto menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Pallawa 2025, di lapangan kantor Polres, Senin 17 November 2025. Operasi zebra akan digelar selama dua pekan mulai tanggal 17 hungga 30 November 2025.

Polres Jeneponto sebelumnya telah menggelar latihan pra-operasi (Latpra Ops) zebra yang berlangsung di Aula Pesat Gatra Polres Jeneponto, Sabtu (15/11/2025).

Baca Juga : Puluhan Pemotor Ditegur Polisi Saat Melintas Depan Kantornya

Waka Polres Jeneponto Kompol Sahabuddin menjelaskan, operasi zebra mengusung tema, ‘Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman dan Selamat Menjelang Operasi Lilin 2025’.

Dia berharap personel bekerja maksimal selama operasi berlangsung berlangsung. “Operasi ini kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Tolong tugas dan tanggung jawab kita jalankan secara optimal,” Kata Kompol Sahabuddin.

Membacakan amanat Kapolda Sulsel, Kompol Sahabuddin menyebut, permasalahan di bidang lalu lintas dewasa ini sangat kompleks dan berkembang dengan sangat cepat dan dinamis.

Baca Juga : Bentuk Kepedulian, Satlantas Polres Jeneponto Serahkan Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah

Hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah popularitas penduduk yang linier dengan bertambahnya kendaraan bermotor sebagai alat transportasi dan sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidup.

Perkembangan transportasi saat ini telah masuk pada era digital, dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman.

Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerjan Polri khususnya Polantas dengan stakeholder pengembangan fungsi Kelalulitasan, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang timbul dari modernisasi transportasi tersebut. “Yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah tingkat kepatuhan bagi pengguna jalan,” jelasnya.

Baca Juga : VIDEO: Tahanan Kabur Kasus Narkoba Diringkus Kembali di Jeneponto

Dimana kepatuhan merupakan sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalu lintas. Sampai saat ini, Polri khusunya fungsi lalu-lintas terus berupaya melaksanakan program prioritas Kapolri yang disebut Presisi.

Kita ketahui bersama bahwa operasi mandiri kewilayahan dengan sandi Zebra Pallawa 2025 Polda Sulsel, fungsi Yang dikedepankan adalah fungsi Lalu lintas, dibantu dengan fungsi Kepolisian lainnya sebagai satgas bantuan operasi Kepolisian yang bertujuan untuk menciptakan situasi arus lalu lintas yang aman, nyaman, selamat, tertib, dan lancar menjelang pelaksanaan operasi lilin 2025.

“Untuk itu lakukan cara-cara bertindak yang simpatik, Prifesional, Selektif Prioritas, Ramah, Sopan, tegas dan Terukur,” terangnya.

Baca Juga : VIDEO: Polres Jeneponto Ungkap Sejumlah Kasus Menonjol Awal Tahun 2025

Operasi Kepolisian mandiri Kewilayahan Zebra Pallawa 2025 dilaksanakan selama 14 hari, mulai dari tanggal 17 sampai 30 Nopember 2025 secara serentak diseluruh Indonesia.

Pelaksanaan Operasi Zebra Pallawa 2025 Mengedepankan giat Preemtif, Preventifdan didukung pola penegakan hukum lantas secara selektif prioritas mrnggunakan Etle mobile dan statis maupun tilang konvensional serta serta teguran simpatik dan humanis.

Ada delapan jenis pelanggaran yang dijadikan sasaran prioritas pada Operasi Zebra Pallawa 2025 yaitu pelanggaran yang menyebabkan terjadinya fasilitas korban berat meninggal dunia dan luka berat pada kecelalaan lalu lintas adalah;

Baca Juga : VIDEO: Petugas Jaga Tahanan Polres Jeneponto Gagalkan Penyelundupan Sabu ke dalam Rutan

1. Pengemudi atau pengendara ranmor yang menggunakan ponsel saat berkendara dan pengendara yang tidak menggunakan sabuk pengaman.
2. Pengemudi atau pengendara Ranmor dibawah umur.
3. Pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.
4. Pengendara yang tidak menggunakan helm standar dan knalpot tidak sesuai spektek atau brong.
5. Pengemudi atau pengendara ranmor dalam pengatuh atau mengkonsumsi minuman beralkohol.
6. Pengemudi atau pengendara ranmor yang melawan arus atau Contraflow.
7. Kendaraan yangbover dimensi over loading dan TNKB tidak sesuai spektek plat gantung.
8. Pengemudi atau pengendara ranmor yang melebihi batas kecepatan serta balap liat.

Dalam penanganan ke delapan jenis pelanggaran tersebut diatas, dilakukan secara persuasif serta di dukung Gakkum Lantas.

Menutup sambutan Kapolda Sulsel, Kapolres Jeneponto berharap Operasi Zebra Pallawa 2025 Polda Sulsel dapat menurunkan angka Kecelakaan lalu lintas dan menumbuhkan lesadaran masyarakat akan ketaatan dalam berlalu lintas.

“Diharapkan Operasi Zebra Pallawa tahun ini dapat menurunkan angka pelanggaran, kecelalaan dan angka fasilitas korban laka lantas serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” jelas Kapolres. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional28 Januari 2026 19:16
BI Prediksi Perekonomian Indonesia Tahun Ini Tumbuh hingga 5,7 Persen
Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menguat. Pada 2026 ini, ekonomi nasional diprakirakan tumbuh pada kisaran 4,9...
Ekonomi28 Januari 2026 18:43
Jumlah Investor Sulampua Terus Tumbuh, Total SID Capai 1.241.229
Sektor pasar modal di wilayah Sulampua terus menunjukkan perkembangan positif, khususnya dari sisi peningkatan partisipasi investor....
News28 Januari 2026 17:53
Cetak Prestasi Gemilang, Kalla Toyota Dinobatkan Jadi Role Model Company di KALLA Award 2025
KALLA kembali menggelar ajang penghargaan KALLA AWARD 2025, sebagai bentuk apresiasi tinggi bagi unit bisnis di bawah naungan KALLA....
Pendidikan28 Januari 2026 17:32
SD Islam Athirah 2 Gelar Trial Class, Diikuti 79 Anak TK
SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga sukses menggelar kegiatan Trial Class yang melibatkan siswa dari TK Amaliyah BLKI, TK Negeri Manggala, dan TK Islam At...