Logo Sulselsatu

DPRD Makassar Dorong Ekstensifikasi Pendapatan Baru untuk Stabilkan APBD 2026

Asrul
Asrul

Senin, 17 November 2025 17:06

Anggota DPRD Makassar Ray Suryadi Arsyad. Ist
Anggota DPRD Makassar Ray Suryadi Arsyad. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mengambil langkah-langkah yang lebih progresif untuk menjaga stabilitas pendapatan daerah di tahun anggaran 2026.

Sikap ini disampaikan menyusul proyeksi penurunan pendapatan hingga 8,96 persen atau sekitar Rp482,5 miliar dibandingkan tahun 2025.

Penegasan tersebut disampaikan Juru Bicara Banggar, Ray Suryadi Arsyad, dalam Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2026 yang berlangsung di Balai Kota Makassar, Senin (17/11/2025).

Baca Juga : RDP Tuntas, Komisi D DPRD Makassar Rekomendasikan Penutupan RSIA Paramount

Dalam paparannya, Ray menekankan bahwa situasi penurunan proyeksi pendapatan ini tidak boleh dihadapi dengan pendekatan konvensional. Ia menilai pemerintah harus mengadopsi langkah yang lebih agresif serta responsif untuk mengimbangi potensi penurunan fiskal.

“Banggar memandang perlunya strategi pendapatan yang lebih agresif dan adaptif. Penurunan proyeksi ini harus dijawab dengan konsistensi optimalisasi pendapatan,” ujar Ray.

Banggar juga menyoroti pentingnya percepatan modernisasi sistem perpajakan dan retribusi. Menurut Ray, digitalisasi penuh dalam pengelolaan pendapatan daerah akan memperbaiki akurasi data, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, dan menutup celah kebocoran penerimaan.

Baca Juga : Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi

“Transformasi digital pada seluruh proses pajak dan retribusi adalah kebutuhan mendesak. Selain menambah efisiensi, digitalisasi membuka ruang pemetaan potensi pendapatan yang selama ini belum termanfaatkan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Ray menyebut bahwa pemerintah perlu memperluas basis pendapatan dari sektor-sektor baru yang tumbuh pesat, seperti ekonomi digital dan industri kreatif. Ia menilai sektor tersebut harus diposisikan sebagai penopang baru pendapatan daerah.

Di sisi belanja, Banggar menekankan pentingnya penerapan prinsip spending better. Ray menegaskan bahwa alokasi anggaran harus diarahkan pada program prioritas yang memberi dampak langsung bagi penguatan layanan dasar dan perlindungan sosial.

Baca Juga : Legislator PDIP Makassar Desak RSIA Paramount Ditutup, Soroti Dugaan Kelalaian

“Belanja daerah harus berpihak pada pengurangan kesenjangan, penurunan kemiskinan, serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimal di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” katanya.

Ray juga menekankan agar program jaminan sosial terpadu tetap berlanjut, termasuk program MULIA Berjasa yang dinilai berperan besar dalam memberikan perlindungan kepada pekerja rentan.

Selain itu, ia menyoroti keberlanjutan berbagai proyek strategis pemerintah kota, seperti pembangunan Stadion Internasional dan penyediaan seragam sekolah gratis, yang menurutnya membutuhkan komitmen pendanaan yang jelas.

Baca Juga : Hadiri RDP di DPRD Makassar, Taufan Pawe Minta RSIA Paramount Ditutup Permanen Usai Cucunya Meninggal

Banggar juga meminta pemerintah memperkuat agenda reformasi birokrasi melalui digitalisasi pelayanan publik. Menurut Ray, langkah ini penting untuk menopang implementasi Makassar Super Apps dan Lontara+ sebagai sistem layanan terpadu milik pemerintah kota.

“Reformasi birokrasi melalui digitalisasi layanan harus dipastikan berjalan. Inilah fondasi tata kelola APBD 2026 yang lebih efisien dan modern,” tutup Ray.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan20 September 2026 14:37
Dua Tim SMP Islam Athirah Makassar Wakili Sulsel di OPSI 2026
Dunia riset pelajar Sulawesi Selatan kembali menempatkan SMP Islam Athirah Makassar di panggung nasional....
News20 September 2026 13:57
Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow Jadi Tema HUT KALLA ke-74
KALLA memasuki usia ke-74 tahun dengan mengusung tema “Better Together, Closer Hearts, Brighter Tomorrow”....
News20 September 2026 11:28
PLN dan Lima Kantor Pertanahan BPN Tinjau Tapak SUTET 275 kV Palopo-Bakaru
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi bersama lima Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan peninjauan lapangan un...
Ekonomi19 September 2026 20:06
OJK Siapkan Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Mulai 2027
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan dua Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) yang menjadi dasar pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Ko...