SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menyatakan komitmennya dalam meningkatkan integritas, akuntabilitas, dan kualitas tata kelola pemerintahan melalui pelaksanaan Evaluasi Manajemen Risiko di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Evaluasi ini dilaksanakan oleh Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum, berdasarkan Surat Tugas Inspektur Jenderal dan berlangsung selama 11 hari kerja, mulai 20 November sampai 4 Desember 2025 dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan.
Kegiatan ini merupakan upaya memastikan bahwa penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi dan penerapan Manajemen Risiko di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel berjalan efektif, sebagaimana diamanatkan dalam Permenkum Nomor 7 Tahun 2025 dan Permenkum Nomor 15 Tahun 2025.
Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik pelaksanaan evaluasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat reformasi birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kanwil Kemenkum Sulsel berkomitmen penuh mendukung pelaksanaan Evaluasi Manajemen Risiko ini. Kami memandang kegiatan ini sebagai upaya penting untuk memperkuat integritas, budaya antikorupsi, serta efektivitas pengendalian internal dalam setiap satuan kerja,” ujar Andi Basmal pada entry meeting yang dikakukan di Ruang Kepala Kantor Wilayah, Senin (24/11/2025).
“Kami berharap kegiatan evaluasi ini dapat mendorong peningkatan maturitas SPIP terintegrasi dan mempercepat pencapaian tujuan kinerja organisasi dengan lebih terukur dan akuntabel,” tambahnya.
Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Kemenkum Sulsel, menegaskan bahwa pelaksanaan evaluasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi internal, peningkatan disiplin, serta optimalisasi pengelolaan risiko di setiap unit kerja.
“Kami akan memastikan seluruh proses berjalan lancar, mulai dari penyediaan data hingga fasilitasi kebutuhan tim Itjen di lapangan,” tambahnya.
Tim Inspektorat Jenderal yang dipimpin oleh Amrizal selaku Inspektur Wilayah V, bersama para auditor yang ditugaskan, akan melakukan evaluasi terhadap implementasi manajemen risiko dan efektivitas pengendalian pada satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Baca Juga : Audiensi Kemenkum Sulsel dan Kejati Sulsel Fokus Layanan Publik dan Notaris
Kanwil Kemenkum Sulsel berharap hasil evaluasi ini memberikan rekomendasi strategis dalam memperkuat budaya organisasi yang profesional, transparan, dan berintegritas.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar