Logo Sulselsatu

Sulsel Unjuk Peran Desa sebagai Pusat Perdamaian di Peacemaker Justice Award 2025

Asrul
Asrul

Kamis, 27 November 2025 19:31

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – Upaya memperkuat peran desa sebagai pusat penyelesaian sengketa yang cepat, murah, dan berkeadilan mendapat panggung nasional melalui keikutsertaan lima kepala desa asal Sulawesi Selatan pada ajang Peacemaker Justice Award (PJA) 2025.

Didampingi langsung oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Kanwil Kemenkum Sulawesi Selatan, Heny Widyawati, mereka hadir sebagai contoh nyata keberhasilan desa dalam memfasilitasi perdamaian dan membangun budaya musyawarah di masyarakat.

PJA 2025 resmi dibuka pada Senin (24/11) di Kampus Asri BPSDM Hukum. Acara ini dihadiri oleh pimpinan tinggi kementerian/lembaga, antara lain Wakil Menteri Hukum Prof. Edward Omar Sharif Hiariej, Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung Dr. Sobandi, Kepala BPSDM Hukum Gusti Ayu Putu Suwardani, serta Kepala BPHN Min Usihen.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Sebanyak 300 kepala desa penerima PJA dari seluruh Indonesia hadir dan memperoleh apresiasi atas kontribusi mereka dalam penyelesaian sengketa berbasis kekeluargaan dan keadilan restoratif.

Dari Sulawesi Selatan, lima kepala desa terpilih yang ikut serta dalam ajang PJA 2025 yaitu:
1. Kepala Desa Siddo, Kabupaten Barru
2. Kepala Desa Ara, Kabupaten Bulukumba
3. Kepala Desa Kalosi Alau, Kabupaten Sidrap
4. Kepala Desa Bone, Kabupaten Gowa
5. Kepala Desa Kebo, Kabupaten Soppeng

Kehadiran mereka disertai dukungan penuh dari Kanwil Kemenkum Sulsel sebagai bentuk komitmen memperluas layanan hukum yang dekat dengan masyarakat hingga tingkat desa.

Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene

Dalam sambutannya, Kepala BUA Mahkamah Agung Dr. Sobandi mengapresiasi konsistensi BPHN yang kembali menyelenggarakan PJA untuk ketiga kalinya.

Ia menegaskan bahwa akta perdamaian hasil musyawarah di desa memiliki kekuatan hukum layaknya putusan pengadilan, sehingga mampu mengurangi beban peradilan dan mempercepat pemulihan hubungan sosial di masyarakat.

Kadiv P3H Sulsel, Heny Widyawati, menekankan bahwa kiprah kepala desa Sulawesi Selatan dalam mempraktikkan penyelesaian sengketa nonlitigasi merupakan capaian nyata pembinaan hukum yang berkelanjutan.

Baca Juga : Audiensi Kemenkum Sulsel dan Kejati Sulsel Fokus Layanan Publik dan Notaris

“Mereka bukan sekadar peserta, tetapi role model yang menguatkan budaya damai dan keadilan restoratif. Kami akan terus mengawal peningkatan kapasitas desa agar penyelesaian sengketa dapat dilakukan secara cepat, sederhana, dan berkeadilan,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel menyampaikan apresiasi tinggi kepada para kepala desa yang mengharumkan nama provinsi.

“Ini bukti bahwa budaya musyawarah semakin kokoh di desa-desa kita. Kanwil Kemenkum Sulsel akan terus mendukung peran desa sebagai pusat solusi hukum yang humanis dan efektif.”

Baca Juga : Penyuluhan Hukum di SMPN 48 Makassar, Kemenkum Sulsel Ingatkan Risiko Medsos

Melalui penyelenggaraan PJA 2025, diharapkan semakin banyak desa yang menjadi pionir perdamaian, menjaga kerukunan, dan melahirkan ketahanan sosial berbasis nilai luhur musyawarah dalam kehidupan masyarakat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video29 Januari 2026 22:38
VIDEO: Bahlil Lahadalia Resmi Dilantik sebagai Ketua Harian DEN
SULSELSATU.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi dilantik sebagai Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN)....
Makassar29 Januari 2026 20:23
13 Grup Tampil di iForte National Dance Competition Makassar, Mahasiswa Papua Kantongi Juara
iForte National Dance Competition (NDC) Inspirasi Diri sukses diikuti 13 grup penari dari berbagai daerah....
Makassar29 Januari 2026 17:43
Soal PSEL Makassar, Munafri: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama
SULSELSATU.com MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa rencana Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tidak akan d...
Politik29 Januari 2026 16:33
Disaksikan Istri dan Anak, Kaesang Perkenalkan RMS Sebagai Kader PSI di Forum Rakernas Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep secara resmi memperkenalkan mantan Ketua DPW Partai NasDem...