SULSELSATU.com, MAKASSAR — Pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKB Sulsel berlangsung meriah di Hotel Aryaduta Makassar, Senin (8/12/2025).
Sejumlah tokoh penting hadir, mulai dari Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, hingga dua anggota DPR RI asal Sulsel, Syamsu Rizal dan Andi Muawiyah Ramli.
Dari tingkat pusat, Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal memimpin langsung jalannya agenda Muswil.
Baca Juga : Muhaimin Iskandar Kembali Percayakan Azhar Arsyad Pimpin PKB Sulsel
Dalam arahannya, Cucun menegaskan bahwa Muswil merupakan amanat Muktamar yang wajib digelar setiap lima tahun untuk memastikan periodisasi kepengurusan berjalan sesuai aturan. Ia mengungkapkan bahwa PKB Sulsel mendapatkan apresiasi besar dari DPP atas capaian politik pada Pemilu lalu.
“Evaluasi kinerja PKB Sulawesi Selatan sangat baik. Kursi DPR RI naik satu, kursi DPRD provinsi stabil, dan kursi DPRD kabupaten/kota meningkat dari 51 menjadi 69. Ini prestasi luar biasa,” ujarnya.
Cucun menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum PKB agar seluruh kader, terutama para anggota legislatif dan kepala daerah dari PKB, terus hadir di tengah masyarakat dan tidak menjadikan PKB sebagai “partai politik lima tahunan”.
Baca Juga : Muswil Digelar Besok, Deng Ical Sebut Azhar Arsyad Potensi Aklamasi Pimpin PKB Sulsel
Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguatan kaderisasi di tengah meningkatnya pragmatisme politik. Menurutnya, pembinaan kader harus dilakukan berjenjang oleh DPW, DPC, dan anggota fraksi di semua tingkatan.
Terkait pemilihan Ketua DPW PKB Sulsel, Cucun mengakui bahwa Muswil menghasilkan beberapa nama usulan. Meski begitu, mayoritas kader masih menginginkan petahana Azhar Arsyad melanjutkan kepemimpinannya.
“Di Sulsel ini semua kompak dan solid masih menginginkan beliau (Azhar Arsyad) menjadi nahkoda. Tapi semua usulan akan saya bawa ke DPP,” jelasnya.
Baca Juga : Legislator PKB Syamsu Rizal Targetkan Layanan Internet Merata di Sulsel
Saat ini, DPP telah memulai proses uji kelayakan dan kepatutan bagi calon ketua DPW di delapan provinsi, termasuk tes psikologi, tes kepemimpinan, penilaian kinerja, hingga jenjang kaderisasi.
Cucun menegaskan bahwa jabatan ketua DPW tidak bisa diberikan kepada figur yang belum melalui proses kaderisasi panjang di PKB.
Ia memastikan bahwa pelantikan seluruh Ketua DPW se-Indonesia akan digelar di Jakarta pada awal tahun, disusul pengukuhan pengurus di masing-masing wilayah.
Baca Juga : Kegiatan Sosial PKB Makassar Disambut Antusias, Cak Imin: Ini Tradisi Kebaikan
Dalam forum Muswil, nama Azhar Arsyad kembali menggaung sebagai figur yang paling diinginkan untuk memimpin PKB Sulsel.
“Beliau masih diteriakkan tadi untuk pimpin di sini,” kata Cucun.
Sementara itu, Azhar Arsyad dalam sambutannya menegaskan bahwa proses terpilihnya pemimpin di PKB adalah urusan struktural yang melibatkan DPC dan DPP, sehingga seluruh kader diminta menjaga marwah partai dan menghargai mekanisme organisasi.
Baca Juga : Muswil PKB Sulsel Digelar Desember, Cucun dan Muawiyah Dijadwalkan Hadir Langsung
“Siapa pun yang terpilih, itu urusan DPC dan DPP. Bukan lagi urusan perorangan. Kita harus meneguhkan kembali semangat kolektif,” katanya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar