Logo Sulselsatu

Kanwil Kemenkum Sulsel Harmonisasi 3 Ranperda Kota Parepare, Diusulkan Dapat Dilanjutkan

Asrul
Asrul

Rabu, 17 Desember 2025 21:02

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan rapat fasilitasi dan harmonisasi terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Parepare, Selasa (16/12/2025).

Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Harmonisasi tersebut bertujuan memastikan kesesuaian materi muatan Ranperda dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi

Tiga Ranperda yang dibahas meliputi Ranperda tentang Perlindungan, Pengembangan, dan Penataan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Swalayan, Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kota Parepare Tahun 2025–2045, serta Ranperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.

Baca Juga : Kanwil Kemenkum Sulsel Ajak Publik Pahami Fungsi Jaminan Fidusia

Rapat ini dihadiri oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Kanwil Kemenkum Sulsel, Heny Widyawati, bersama unsur DPRD Kota Parepare, perangkat daerah terkait, serta perancang peraturan perundang-undangan Kanwil Kemenkum Sulsel.

Dalam proses harmonisasi, tim perancang Kanwil Kemenkum Sulsel memberikan sejumlah masukan substantif dan teknis terhadap ketiga Ranperda tersebut.

Masukan antara lain terkait penyempurnaan konsiderans, penyesuaian dasar hukum, perbaikan redaksional pasal, hingga penguatan sanksi administratif agar selaras dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga : Perayaan Natal Oikumene 2026, Kakanwil Kemenkum Sulsel Dorong Semangat Kebersamaan dalam Pelayanan Publik

Kepala Divisi P3H Kanwil Kemenkum Sulsel, Heny Widyawati, menjelaskan bahwa harmonisasi merupakan tahapan penting untuk menjamin kualitas produk hukum daerah sebelum ditetapkan.

“Melalui harmonisasi ini, kami memastikan agar Ranperda yang disusun tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi serta memiliki kejelasan norma, sehingga dapat diimplementasikan secara efektif di masyarakat,” ujar Heny.

Berdasarkan hasil pembahasan dan kesepakatan bersama, rapat menyimpulkan bahwa ketiga Ranperda Kota Parepare tersebut secara substansi tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi atau sejajar.

Baca Juga : Prestasi Pengelolaan Anggaran, Kanwil Kemenkum Sulsel Terbaik IKPA TA 2025

Dengan demikian, Ranperda dimaksud dapat ditindaklanjuti ke tahapan selanjutnya, dengan tetap memperhatikan seluruh catatan dan rekomendasi perbaikan yang telah disampaikan dalam forum harmonisasi.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, dalam kesempatan terpisah menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Kanwil Kemenkum Sulsel dan Pemerintah Kota Parepare dalam proses pembentukan produk hukum daerah.

“Harmonisasi ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menghadirkan peraturan daerah yang berkualitas, taat asas, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat,” ungkap Andi Basmal, Rabu (17/12/2025).

Baca Juga : Andi Basmal Ajak Notaris dan PPAT Perkuat Kebersamaan di Natal Oikumene

Menurut Kakanwil, peran aktif pemerintah daerah dan DPRD dalam menerima masukan harmonisasi menunjukkan keseriusan dalam membangun regulasi yang responsif terhadap kebutuhan daerah.

Ia berharap, Ranperda yang telah diharmonisasi tersebut dapat segera dilanjutkan ke tahap berikutnya dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah yang bermanfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Parepare.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News28 Oktober 2026 11:39
PJM Perkuat Keselamatan Kerja Lewat Program SAIL
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) memperkuat komunikasi manajemen dan pekerja melalui Program SAIL (Speak, Assess, Integrate, Learn) Batch II yang digelar...
Ekonomi28 Oktober 2026 08:09
OJK Gandeng 27 Asosiasi Perkuat Tata Kelola Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kolaborasi dengan 27 asosiasi profesi bidang tata kelola untuk mengantisipasi risiko di sektor jasa keuangan, ...
News28 Oktober 2026 06:41
Gakkum Ingatkan Petani Patuhi Aturan Penggunaan Kawasan Hutan
Aktivitas operasional pertambangan salah satu perusahaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, lumpuh total akibat aksi sepihak yang dilancarkan ole...
Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...