Logo Sulselsatu

Diperiksa 10 Jam, Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Ditelisik Soal Proyek Nanas Rp60 Miliar

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Kamis, 18 Desember 2025 11:30

Screenshot
Screenshot

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan kembali memeriksa Bahtiar Baharuddin, mantan Penjabat Gubernur Sulsel, pada Rabu (17/12/2025). Pemeriksaan berlangsung maraton selama hampir sepuluh jam.

Bahtiar terlihat memasuki Gedung Kejati Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo sekitar pukul 09.00 WITA dan baru keluar pada malam hari. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan penyelidikan dugaan korupsi pengadaan bibit nanas pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulsel untuk Tahun Anggaran 2024.

Kasus ini menjadi sorotan karena nilai proyek pengadaan mencapai sekitar Rp60 miliar. Penyidik mendalami kebijakan dan kewenangan yang melekat pada Bahtiar selama menjabat, terutama terkait proses perencanaan hingga distribusi bibit yang diduga bermasalah.

Kasi Penkum Kejati Sulsel, Soetarmi, menjelaskan bahwa pemeriksaan Bahtiar merupakan bagian dari upaya memperjelas unsur-unsur hukum dalam perkara tersebut. Penyidik menemukan indikasi praktik penggelembungan harga serta kemungkinan adanya pengadaan yang tidak sesuai fakta di lapangan.

“Pertanyaan penyidik diarahkan untuk menggali lebih jauh alur perencanaan, penganggaran, sampai pendistribusian bibit nanas yang dulu menjadi program prioritas. Status beliau sejauh ini masih sebagai saksi,” kata Soetarmi.

Sebelumnya, penyidik telah menggeledah sejumlah lokasi, termasuk kantor Dinas TPHBun Sulsel, BKAD, serta beberapa kantor rekanan. Dari penggeledahan itu, penyidik mengamankan ratusan dokumen kontrak, bukti transaksi, dan perangkat elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara.

Lebih dari 20 saksi telah dipanggil, mencakup pejabat struktural, pihak swasta, hingga kelompok tani penerima bantuan. Kejati Sulsel menegaskan komitmen untuk menuntaskan penyidikan secara terbuka dan sesuai prosedur demi memulihkan potensi kerugian negara.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Bisnis06 Agustus 2026 10:03
PT HAP Hadirkan Rumah Subsidi dan Komersial di APEX 2026, Targetkan Penjualan 100 Unit
SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Hidayat Anugrah Pratama (HAP) memastikan akan ambil bagian dalam APERSI Property Expo (APEX) 2026 yang berlangsung di ...
Ekonomi06 Agustus 2026 09:34
Kalla Institute Dampingi UMKM Sambusa di Pangkep Go Digital dan Tingkatkan Produksi
Kalla Institute terus memperkuat perannya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)....
Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...