SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Demson Marihot, memberikan arahan strategis kepada seluruh jajaran dalam apel virtual yang digelar Selasa (30/12/2025).
Arahan tersebut menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus penguatan komitmen menyongsong target kerja tahun 2026.
Apel virtual ini diikuti Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel Andi Basmal, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, pejabat manajerial dan nonmanajerial, aparatur sipil negara, serta peserta magang Hub Kementerian Ketenagakerjaan.
Baca Juga : BHP Makassar Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi, Buktikan Komitmen Pelayanan Prima
Dalam arahannya, Demson menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel sepanjang 2025. Ia menilai berbagai capaian yang diraih merupakan hasil kerja kolektif seluruh pegawai, meskipun diakui masih terdapat sejumlah target yang belum terpenuhi.
Demson menjelaskan, belum tercapainya sebagian target tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku sepanjang tahun. Meski demikian, ia menegaskan kinerja organisasi tetap berjalan dengan baik di tengah keterbatasan yang ada.
“Dengan segala keterbatasan, saya melihat seluruh jajaran sudah berupaya maksimal. Ada target yang belum tercapai dan itu tidak sepenuhnya berada dalam kendali Kantor Wilayah,” ujar Demson.
Baca Juga : Kakanwil Kemenkum Sulsel Apresiasi Kinerja Kemenkum Minim Aduan Masyarakat
Ia menambahkan, beberapa capaian sangat bergantung pada kebijakan dan proses di tingkat pusat. Karena itu, menurutnya, kondisi tersebut masih dapat dipahami dan menjadi bahan evaluasi bersama.
“Secara pribadi, saya masih bisa memaklumi karena memang target tersebut tidak bergantung pada Kantor Wilayah, tetapi bergantung di Kantor Pusat,” katanya.
Demson juga mengajak seluruh pegawai melakukan refleksi dan evaluasi diri terhadap peran masing-masing dalam organisasi. Ia mengibaratkan kerja organisasi sebagai sebuah rantai yang saling terhubung, di mana setiap individu menjadi penentu kekuatan organisasi secara keseluruhan.
Baca Juga : Kakanwil Kemenkum Sulsel Bertemu Sekretaris Jenderal Bahas Penertiban Barang Milik Negara
“Kerja-kerja kita ini adalah kerja tim. Setiap individu adalah mata rantai. Silakan menilai diri sendiri, apakah kita menjadi mata rantai yang kuat atau justru yang paling lemah. Bagi yang sudah berkinerja baik, lanjutkan. Bagi yang belum, jadikan 2026 sebagai momentum memperbaiki diri,” pesannya.
Selain itu, Demson menekankan pentingnya membangun pola pikir organisasi secara menyeluruh. Ia meminta seluruh jajaran meninggalkan cara berpikir sektoral dan mulai melihat setiap tugas sebagai bagian dari tujuan besar Kanwil Kemenkum Sulsel.
“Saya selalu bilang, berpikirlah secara Kanwil, jangan berpikir secara divisi. Tidak ada seorang pun yang lebih besar dari organisasi itu sendiri. Jika kita berpikir secara Kanwil, kinerja kita akan jauh lebih baik,” tegasnya.
Baca Juga : Tahun 2025, Kanwil Kemenkum Sulsel Catatkan PNBP Kekayaan Intelektual Rp3,79 Miliar
Mengakhiri arahannya, Demson mendorong seluruh unit kerja untuk mulai menyusun rencana dan target kinerja tahun 2026 sejak dini. Menurutnya, perencanaan yang matang akan menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan ke depan.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel Andi Basmal menyatakan dukungannya terhadap penguatan kerja tim dan perencanaan kinerja yang terukur. Ia menilai arahan Kepala Divisi Pelayanan Hukum menjadi pijakan penting bagi seluruh jajaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
“Arahan ini menjadi pengingat bahwa capaian organisasi hanya bisa diraih melalui kerja tim yang solid, evaluasi berkelanjutan, serta perencanaan yang matang. Saya berharap tahun 2026 menjadi momentum peningkatan kinerja dan pelayanan yang semakin profesional di Kanwil Kemenkum Sulsel,” pungkas Andi Basmal.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar