SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kondisi jembatan yang menghubungkan Jalan Dg Ngappe dan Jalan Mappaoddang, Kelurahan Jongaya, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, dikeluhkan warga karena dinilai tidak lagi mampu menampung debit air saat hujan deras.
Keluhan tersebut disampaikan warga kepada Ketua Komisi C DPRD Sulsel, Andre Prasetyo Tanta (APT), saat melaksanakan pengawasan APBD Sulsel di Kelurahan Jongaya, Minggu (23/8/2026).
Dalam kunjungan tersebut, APT didampingi Abd Hamid S.Sos. Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan terhadap jembatan yang selama ini menjadi salah satu titik rawan ketika hujan turun.
Baca Juga : Pengawasan APBD, APT Tampung Aspirasi Warga Barombong soal Kanal Induk
Perwakilan warga, Andi Sutra, mengatakan respons pemerintah terhadap kondisi jembatan tersebut dinilai masih lambat. Padahal, menurutnya, kondisi jembatan sudah membutuhkan penanganan.
“Jembatan ini sudah saatnya diperbaiki karena tidak mampu lagi menampung volume air yang besar. Kalau hujan, air meluap dan bisa menyebabkan banjir,” ujarnya.
Menurut warga, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut kondisi fisik jembatan, tetapi juga berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keamanan masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.
Baca Juga : Belum Sepakat! DPRD Sulsel Skors Rapat Paripurna Kenaikan Pajak Kendaraan
Warga berharap aspirasi itu mendapat perhatian pemerintah sehingga perbaikan jembatan dapat segera dilakukan, terutama sebelum memasuki intensitas hujan yang lebih tinggi.
Melalui pengawasan APBD tersebut, APT pun menerima langsung keluhan warga sebagai bahan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar