Logo Sulselsatu

Premanisme TRK Berulah di Hauling PSN Pomalaa, Pelaku Seret Nama Jenderal Bintang Tiga

Redaksi
Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 16:54

Lokasi operasional PSN Pomalaa. Foto: Istimewa.
Lokasi operasional PSN Pomalaa. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, POMALAA – Aksi premanisme dan perintangan aktivitas tambang di jalur hauling Proyek Strategis Nasional (PSN) Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP) kian hari kian merajalela dan terang-terangan menantang hukum.

Hingga Kamis (27/8/2026), pihak-pihak yang terafiliasi dengan PT TRK dilaporkan masih terus melanjutkan aksi perintangan operasional, mengabaikan proses hukum yang sedang berjalan di Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra).

Ironisnya, aksi sewenang-wenang ini terjadi tepat di depan mata aparat penegak hukum. Alih-alih patuh, oknum kelompok ini justru mengabaikan keberadaan petugas, bahkan berani melakukan provokasi verbal yang merendahkan wibawa negara di kawasan strategis tersebut.

Baca Juga : Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte

Arogansi kelompok perintang ini semakin memuncak ketika salah seorang yang diidentifikasi bernama Muslihuddin Horo sebagai kakak kandung Direktur Utama PT TRK Najmuddin Jojon, melontarkan klaim sepihak yang sangat provokatif.

Tanpa malu-malu, ia membawa-bawa nama pejabat tinggi Polri, Komjen Pol Fadil Imran, untuk melegitimasi aksi pemalangan mereka.

“Bahkan dulu adik saya (Jojon) sudah ada kesepakatan dengan Jenderal Fadil untuk tidak melakukan pemalangan. Ini tandanya kalau hak kami diakui,” klaimnya dengan nada tinggi, seolah-olah mendapat lampu hijau dari sang jenderal.

Baca Juga : Muncul Bela Aliansi di Bungku Timur, Rekam Jejak Irwan Arya Disorot

Padahal, klaim murahan tersebut dinilai sebagai upaya manipulasi informasi yang sangat menyesatkan.

Fakta hukum di lapangan menunjukkan dengan gamblang bahwa seluruh area di kawasan PSN tersebut adalah hak negara yang sah dan telah dibebaskan sepenuhnya oleh IPIP selaku pengelola resmi kawasan.

Tindakan mengklaim kesepakatan di bawah tangan dengan petinggi Polri dianggap sebagai bentuk keputusasaan untuk mempertahankan tindakan ilegal mereka.

Baca Juga : Sepekan Tak Bekerja Akibat Akses Diblokade, Karyawan Awak Mas Turun Demo

Meskipun polisi secara resmi telah bergerak menindaklanjuti aduan perintangan aktivitas pertambangan ini, publik kini mulai mempertanyakan ketegasan Polda Sultra.

Mengapa aksi pemalangan dan provokasi verbal yang merugikan investasi negara ini terkesan dibiarkan berlarut-larut tanpa ada tindakan penangkapan yang agresif.

Masyarakat kini mendesak Kapolda Sultra untuk segera mempercepat penanganan kasus ini, menggulung para pelaku intelektual di balik layar, dan membersihkan jalur hauling PSN Pomalaa dari segala bentuk premanisme berkedok sengketa lahan.

Baca Juga : PT Vale Terapkan Teknologi Digital di Tambang Morowali

Jika Polda Sultra terus melunak, wibawa hukum di Sulawesi Tenggara dipertaruhkan di mata investor internasional.

Koalisi Pemerhati Pertambangan Kolaka Raya angkat bicara dan mengecam keras aksi premanisme di koridor logistik tersebut.

Koalisi menilai tindakan pemalangan sewenang-wenang ini telah merusak iklim investasi daerah dan mengganggu stabilitas ekonomi di wilayah Kolaka.

Baca Juga : Dari Air Limpasan Tambang ke Air Terolah, Menelusuri Peran LGS PT Vale

Koalisi secara tegas mendesak Kapolda Sultra untuk segera mengambil tindakan represif yang terukur terhadap para pelaku di lapangan maupun aktor intelektual di balik perintangan ini.

Mereka mengingatkan bahwa pembiaran terhadap aksi penutupan jalur obyek vital nasional hanya akan memperburuk citra penegakan hukum di mata publik dan para investor.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar02 November 2026 21:18
Pelindo Distribusikan Air Bersih ke 8 Kelurahan di Makassar
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujun...
Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...