Logo Sulselsatu

570 Siswa Sekolah Rakyat di Makassar Mulai Menabung, OJK Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 30 Agustus 2026 12:05

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAROtoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) mendorong generasi muda membangun kebiasaan menabung dan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.

Upaya tersebut dilakukan melalui Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 (SRT 3) Provinsi Sulawesi Selatan, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang digelar bersama industri jasa keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tersebut diikuti 570 siswa dari tiga Sekolah Rakyat di Kota Makassar, yakni SRT 3 Sulsel, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 23 Makassar, dan SRMP 26 Makassar.

Baca Juga : Lewat Digination Day 2026, OJK Dorong Penguatan Ekosistem Keuangan Digital

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan budaya menabung, meningkatkan literasi keuangan, sekaligus memperluas inklusi keuangan di kalangan pelajar.

Kegiatan dibuka Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Malik Faisal yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.

Hadir pula Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin, Direktur Utama Bank Sulselbar Yulis Suandi, serta Deputi Kepala Perwakilan LPS III Sulampua Prayitno Amigoro.

Baca Juga : OJK Perkuat TPAKD, Dorong Pembiayaan Komoditas Kakao di Sulsel

Melalui kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya diperkenalkan pada produk dan layanan keuangan, tetapi juga diajak membangun kebiasaan mengelola uang secara disiplin.

Edukasi mencakup pentingnya menyisihkan uang untuk ditabung, menyusun prioritas kebutuhan, serta mengenali layanan keuangan yang resmi dan berizin.

Mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Abdul Malik Faisal mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan literasi dan inklusi keuangan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang mandiri serta mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak.

Baca Juga : Penyaluran Pindar ke UMKM Tumbuh 23,25 Persen, Capai Rp35,12 Triliun

Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin mengatakan, kebiasaan menabung dapat dimulai dari hal sederhana tanpa harus menunggu memiliki uang dalam jumlah besar.

“Menabung tidak harus menunggu memiliki uang dalam jumlah besar. Kebiasaan ini dapat dimulai dari hal-hal kecil, seperti menyisihkan sebagian uang saku atau uang jajan secara rutin. Yang terpenting bukan seberapa besar uang yang ditabung, tetapi kebiasaan dan kedisiplinan untuk menyisihkan sebagian uang secara konsisten,” ujar Moch. Muchlasin.

Menurutnya, budaya menabung perlu ditanamkan sejak usia sekolah karena kemampuan mengelola keuangan menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda dalam mempersiapkan masa depan.

Baca Juga : Investor Pasar Modal di Sulsel Capai 766.125 SID, Tumbuh 79,28 Persen

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026, indeks literasi keuangan kelompok usia pelajar 15–17 tahun tercatat 56,04 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan pelajar dan mahasiswa mencapai 89,13 persen.

Data tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara akses terhadap produk dan layanan keuangan dengan tingkat pemahaman masyarakat terhadap produk tersebut. Karena itu, edukasi keuangan sejak usia dini dinilai perlu terus diperkuat.

Pelajar perlu dibekali kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun prioritas pengeluaran, menyisihkan uang untuk ditabung, serta mengenali produk dan layanan keuangan yang resmi dan berizin.

Baca Juga : EKSiS 2026 Perkuat Edukasi dan Akses Keuangan Syariah Bagi Masyarakat

Sinergi OJK, industri jasa keuangan, dan LPS dalam kegiatan tersebut juga diwujudkan melalui pembukaan Rekening Simpanan Pelajar (SimPel) iB Bank Sulselbar bagi para siswa Sekolah Rakyat yang hadir.

Fasilitas tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi pelajar untuk mempraktikkan kebiasaan menabung secara rutin sekaligus mengenal layanan perbankan yang aman dan legal.

Selain memperkenalkan produk tabungan, LPS memberikan edukasi mengenai pentingnya menabung serta keamanan dan penjaminan simpanan di bank.

Sementara OJK memberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan sejak dini agar siswa dapat mempersiapkan diri untuk mencapai cita-cita.

Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh kepada pelajar, mulai dari membangun kebiasaan menabung, mengenal produk keuangan, hingga menggunakan layanan dari lembaga keuangan resmi.

OJK berharap sinergi serupa dapat terus diperkuat untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan, khususnya generasi muda.

Melalui momentum Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026, OJK mengajak pelajar menjadikan menabung sebagai kebiasaan sehari-hari.

Kebiasaan sederhana tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses membangun kedisiplinan finansial dan mempersiapkan masa depan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan29 Agustus 2026 23:45
Rudianto Lallo Hadiri Malam Ramah Tamah dan Pesta Rakyat HUT RI 81, Ajak Warga Rawat Kebersamaan dan Persatuan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPR RI Rudianto Lallo menghadiri Malam Ramah Tamah dan Pesta Rakyat dalam rangka peringatan Kemerdekaan Ind...
News29 Agustus 2026 21:40
PT Vale Tanam 50 Mangrove dan 200 Lamun di Pesisir Luwu Timur
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat upaya konservasi ekosistem pesisir di Kabupaten Luwu Timur melalui penanaman mangrove, transplantasi lamun, dan aksi ...
Video29 Agustus 2026 21:39
VIDEO: Sambil Bersholawat, Puluhan Warga Protes saat Proses Renovasi Rumah
SULSELSATU.com — Sebuah video memperlihatkan emak-emak mendatangi sebuah rumah yang tengah direnovasi. Kejadian ini terjadi di Minggu, Jakarta Selat...
Video29 Agustus 2026 19:55
VIDEO: Pete-Pete Hangus Terbakar di Jalan Poros Maros-Pangkep
SULSELSATU.com — Sebuah pete-pete terbakar di Jalan Poros Maros-Pangkep, Kabupaten Maros, Jumat petang (28/8/2026). Kobaran api tampak melalap selur...