Logo Sulselsatu

Rezza Pratama Said dan 100 Pengembang Pilih Absen di Musda REI Sulsel

Asrul
Asrul

Rabu, 07 Oktober 2026 08:47

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XV DPD Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan 2026 kembali memanas.

Wakil Ketua DPD REI Sulsel Rezza Pratama Said bersama lebih dari 100 perusahaan pengembang anggota REI Sulsel memutuskan tidak menghadiri dan tidak mengikuti pelaksanaan Musda REI Sulsel 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah Tim Rezza Pratama Said bersama para pemilik suara pendukung menggelar rapat evaluasi terhadap perkembangan kesepahaman yang sebelumnya dibangun menjelang Musda.

Baca Juga : Pengembalian Formulir Ditutup, Badris Salam Kandidat Tunggal Ketua REI Sulsel

Master Campaign Tim Rezza Pratama Said, Mustajab Mudji Djurumiah, mengatakan keputusan tersebut merupakan sikap kolektif, bukan keputusan pribadi Rezza.

Hal itu disampaikan Mustajab dalam konferensi pers di Mercure Hotel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Selasa 6 Oktober 2026 malam.

“Setelah dilakukan evaluasi, Tim Rezza bersama para pemilik suara pendukung secara kolektif memutuskan untuk tidak mengikuti pelaksanaan Musda REI Sulawesi Selatan 2026,” kata Mustajab.

Baca Juga : Dua Hari Pelatihan Developer REI Sulsel, Pengembang Dibekali Strategi Tingkatkan Daya Saing

Menurut Mustajab, keputusan tersebut tidak terlepas dari proses konsolidasi yang sebelumnya dilakukan untuk menjaga keutuhan organisasi REI Sulsel sebelum Musda digelar.

Ia menyebut salah satu proses konsolidasi itu berlangsung melalui pertemuan Rezza dengan Ketua Dewan Kehormatan DPD REI Sulsel, H Andi Idris Manggabarani, pada 24 September 2026.

Sehari kemudian, 25 September 2026, kembali digelar pertemuan yang difasilitasi Sekretaris Jenderal DPP REI Raymond Ardan Arfandy.

Baca Juga : Ramadhan Rumah Impian Siapkan 5 Unit Bagi Masyarakat Kurang Mampu di Kabupaten Gowa

Pertemuan tersebut, kata Mustajab, turut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP REI H M Arief Mone dan H Badris Salam.

Dalam pertemuan itu, menurut dia, dicapai kesepahaman agar Rezza tidak melanjutkan proses pendaftaran sebagai calon Ketua DPD REI Sulsel.

Sebagai bagian dari kesepahaman tersebut, Tim Rezza disebut akan mendapatkan ruang dalam kepengurusan DPD REI Sulsel periode berikutnya. Salah satunya posisi sekretaris serta keterlibatan sejumlah anggota Tim Rezza dalam struktur kepengurusan.

Baca Juga : Sasar Pekerja Kawasan Industri Makassar, KIMA-REI Property Expo Target Rp50 Miliar Transaksi

“Rezza sudah menunaikan seluruh bagiannya dengan tidak mengembalikan formulir pendaftaran serta menyampaikan pernyataan terbuka yang menempatkan persatuan organisasi di atas kepentingan kontestasi,” ujar Mustajab.

Ia mengatakan kesepahaman tersebut bahkan dikukuhkan dengan salam komando di hadapan pimpinan DPP REI yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Atas dasar kesepahaman itu, Rezza kemudian tidak mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Ketua DPD REI Sulsel hingga batas waktu yang ditentukan.

Baca Juga : Bersiap! Maret Depan Harga Naik, Ekspo REI 2023 Kesempatan Beli Rumah Subsidi dengan Harga Lama

Namun, menurut Mustajab, kesepahaman tersebut kemudian tidak berjalan seperti yang sebelumnya disepakati.

Ia menyebut pada 3 Oktober 2026, H Badris Salam menyampaikan bahwa komitmen yang disepakati dalam pertemuan 25 September tidak dapat diwujudkan sebagaimana kesepahaman sebelumnya.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi Tim Rezza bersama para pemilik suara pendukung.

Hasil evaluasi itu berujung pada keputusan untuk tidak mengikuti Musda XV DPD REI Sulsel 2026.

Mustajab menyebut lebih dari 100 perusahaan pengembang anggota DPD REI Sulsel ikut dalam sikap tersebut.

“Bagi kami, persoalan ini bukan semata soal kontestasi Ketua REI Sulsel. Ada komitmen yang menjadi dasar bagi Rezza untuk mengambil keputusan tidak melanjutkan proses pencalonan,” tuturnya.

Tim Rezza menilai tidak terlaksananya kesepahaman tersebut sebagai bentuk pengingkaran terhadap komitmen yang sebelumnya menjadi dasar keputusan Rezza untuk tidak melanjutkan pencalonan.

Mustajab mengatakan pihaknya merasa telah menjalankan bagian dari kesepahaman dengan itikad baik.

“Kepemimpinan berdiri di atas kata yang ditepati. Ketika kata tidak lagi dapat dipegang, integritas kepemimpinan itu sendiri patut dipertanyakan,” katanya.

Ia juga menyoroti posisi pimpinan DPP REI yang disebut memfasilitasi sekaligus menyaksikan proses kesepahaman pada 25 September.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya menyangkut hubungan antara Tim Rezza dengan pihak yang terlibat dalam kesepahaman, tetapi juga menyentuh penghormatan terhadap proses organisasi di tingkat DPP REI.

“Kesepahaman tersebut difasilitasi dan disaksikan langsung oleh pimpinan DPP REI. Karena itu, bagi kami persoalan ini juga berkaitan dengan marwah organisasi dan bagaimana komitmen yang dibangun di tingkat organisasi dihargai,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, Tim Rezza menilai pelaksanaan Musda yang berlangsung tanpa terpenuhinya kesepahaman tersebut tidak lagi mencerminkan semangat musyawarah, kebersamaan, dan kepercayaan yang seharusnya menjadi fondasi organisasi.

Meski memilih tidak hadir, Mustajab menegaskan pihaknya tetap menghormati seluruh anggota REI Sulsel dan mekanisme organisasi.

Ia menyebut keputusan tersebut diambil secara kolektif dan menjadi bentuk tanggung jawab terhadap kesepahaman yang sebelumnya menjadi dasar sikap Rezza.

“Kami tetap menghormati seluruh anggota dan mekanisme organisasi. Sikap ini kami ambil sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kesepahaman yang sebelumnya menjadi dasar keputusan kami,” katanya.

Mustajab memastikan sikap tersebut tidak menghentikan komitmen Tim Rezza untuk mendorong REI Sulsel yang bersatu, profesional, transparan, dan berintegritas.

“Perjuangan menghadirkan REI Sulawesi Selatan yang bersatu, profesional, transparan, dan berintegritas akan terus kami lanjutkan melalui ruang-ruang pengabdian lainnya,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News07 Oktober 2026 09:17
Dewan Komisaris PLN Tinjau Keandalan Listrik Sulbagsel
Dewan Komisaris PT PLN (Persero) Jisman Parada Hutajulu meninjau kondisi sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) dan progres pembanguna...
Pendidikan06 Oktober 2026 20:26
Kalla Institute dan IM3 Hadirkan Airena Belajar Dorong Literasi AI
Kalla Institute berkolaborasi dengan Indosat IM3 menggelar Airena Belajar untuk meningkatkan literasi kecerdasan artifisial (AI) di kalangan mahasiswa...
Makassar06 Oktober 2026 19:12
Plt Dirum PDAM Andi Taufiq Aris Terima Kunjungan Eastern Pearl Flour Mills, Bahas Pengembangan Jaringan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Plt Direktur Umum Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Taufiq Aris, menerima kunjungan rombongan PT Eastern Pearl Flour ...
Pendidikan06 Oktober 2026 19:08
Tim Dosen AK-Manufaktur Bantaeng Rancang Lemari Proofing Roti untuk Tingkatkan Efisiensi Produksi UKM Al Bakery
SULSELSATU.com, BANTAENG – Tim dosen Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di ...